Triwulan II TA 2018, Realisasi Pendapatan Daerah Yang Sah Baru Capai 40 Persen


Kota, KORAN SUMEDANG
Realisasi pendapatan daerah yang sah pada triwulan II Tahun Anggaran 2018 baru mencapai 40 persen bila dilihat dari skala prioritas pencapaian penerimaan pendapatan asli daerah hingga 30 Juni 2018, telah mencapai angka 55,47%.
Menurut Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Sumedang, Ramdan Ruhendi Dedy, berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang Nomor 8 Tahun 2017 tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018, target pendapatan daerah Kabupaten Sumedang sebesar Rp 2.399.792.562.078,29 dan target pendapatan asli daerah (PAD) yang bersumber dari pajak daerah sebesar Rp 169.551.595.339.
 “Adapun rincian target pendapatan daerah kabupaten Sumedang Tahun Anggaran 2018 meliputi PAD sebesar Rp 424.731.807.788,29, dana perimbangan sebesar Rp 1.637.498.528.446,00 serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 337.562.225.844,00,” ujarnya usai Rapat Evaluasi Pendapatan Daerah Triwulan II Tahun Anggaran 2018, Kamis (19/7) di Aula Kampung Toga,
Dikatakan Ramdan, pendapatan daerah yang bersumber dari PAD telah terealisasi sebesar Rp 213.780.944.240,64 dari target sebesar Rp 424.731.807.788,29 atau sebesar 50, 33%.
“Dana perimbangan telah terealisasi sebesar Rp 875.296.991.296,00 dari target sebesar Rp 1.637.498.528.446,00 atau sebesar 53, 45%. Dan untuk lain-lain pendapatan daerah yang sah yang bersumber dari dana bagi hasil provinsi telah terealisasi sebesar Rp 30.166.676.268,00 dari target sebesar Rp 119.868.882.884,00 atau sebesar 25,17%,” katanya.
Sementara, lanjutnya, capaian realisasi pendapatan asli daerah yang dikelola oleh SKPD pengelola pendapatan daerah sampai dengan tanggal 29 Juni 2018, baru 40% SKPD yang telah mencapai dan melebihi target skala prioritas.**[Hendra]

Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar