Baznas Sumedang Kembali Sabet Award 2018


Jakarta, KORAN SUMEDANG
Ucapan puji dan syukur disampaikan Ketua Baznas Sumedang, H. Ali Badjri.  Hal itu, dikatakan usai menerima penghargaan dari  Bambang Sudibyo, Ketua BAZNAS Pusat  dalam penyelenggaraan malam anugerah perzakatan bertajuk ‘Baznas Award 2018’.
"Alhamdulillah masih diberi kesempatan kembali menyaksikan BAZNAS dan LAZ Terbaik Indonesia dalam ajang BAZNAS Award 2018. Dan Alhamdulillah BAZNAS Kabupaten Sumedang mendapatkan penghargaan BAZNAS Award 2018 kembali Kategori "BAZNAS Kab/Kota Terbaik" Se-Indonesia,” Kata H. Ali Badjri melalui Humasnya.
Dikatakan, perestasi ini berkat usaha yang maksimal dari semua jajaran pengurus Baznas Sumedang dan kesadaran  dari masyarakat Sumedang untuk membayar  zakat, infak dan Sodakoh melalui Baznas Sumedang.
“Berkat usaha bersama Baznas Sumedang kembali mendapatkan award tahun 2018 semuanya tidak terlepas dari usaha yang maksimal dari semuanya.  Dan kami bersyukur atas nikmat ini karena kami yakin dengan adanya kebangkitan zakat dan kita akan kuat karena zakat. Atas penghargaan BAZNAS AWARD untuk kategori BAZNAS Terbaik se Indonesia, semoga dapat lebih meningkatkan kesejahteraan umat khususnya masyarakat Sumedang,” harapnya.
Dikatakan Humas BAZ sebagaimana dilansir dibeberapa media bahwa Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menggelar malam anugerah perzakatan bertajuk Baznas Award 2018. Ketua Baznas Bambang Sudibyo mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memacu kebangkitan zakat di negeri ini.
“Kami memberikan penghargaan kepada pertumbuhan zakat terbaik berdasarkan laporan 2017. Kami ingin memberikan semangat semua stakeholders dalam menjalani syariat Islam yakni membayar zakat,” ujarnya, saat konferensi pers di Kementerian Agama, Jumat (7/9).
Pada malam anugerah tersebut Baznas Sumedang mendapatkan penghargaan dalam kategori Baznas terbaik kategori Kabupaten/kota di Indonesia. Penghargaan tersebut diterima  ketua Baznas Sumedang H. Ali Badjri.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menggelar malam anugerah perzakatan bertajuk Baznas Award 2018. Ketua Baznas Bambang Sudibyo mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memacu kebangkitan zakat di negeri ini.
“Kami memberikan penghargaan kepada pertumbuhan zakat terbaik berdasarkan laporan 2017. Kami ingin memberikan semangat semua stekholder dalam menjalani syariat Islam yakni membayar zakat,” ujarnya, saat konferensi pers di Kementerian Agama, Jumat (7/9).
Menurutnya, kegiatan ini juga bertujuan mendorong optimalisasi pengelolaan zakat nasional, mempererat tali silatuhmi antara Baznas dan LAZ, memupuk semangat kebangsaan antargenerasi untuk memperkuat ketahanan nasional menghadapi tantangan global.
“Harapan kami, Baznas Award yang kami beri tajuk ‘Kuat Karena Zakat’ ini mampu memberi dampak positif untuk terus menginspirasi dan mendukung kemajuan dunai perzakatan,” kata Bambang.
Ketua Panitia Baznas Award 2018, Jaja Jaelani, menambahkan, ada beberapa kategori penilaian antara lain, Pertumbuhan Penghimpunan ZIS Terbaik, Pendistribusian dan Pendayagunaan ZIS Terbaik, Program Pemberdayaan Ekonomi Terbaik, Laporan Tahunan Terbaik, dan Baznas dan LAZ Terbaik. Ini berlaku untuk Baznas dan LAZ pusat atau nasional dan daerah (provinsi dan kabupaten/kota).
“Kemudian untuk pemerintah provinsi dan kabupaten/kota kategori Pendukung Kebangkitan Zakat 2018 dinilai berdasarkan kepatuhan pada UU, alokasi anggaran rutin untuk Baznas dalam persentase terhadap belanja APBD, penyediaan kantor Baznas dan sarana pendukung lainnya, frekuensi keterlibatan kepala daerah pada kegiatan Baznas tahun 2017,” kata Jaja.
Selain itu, imbuh dia, ada juga penghargaan untuk Kepala Daerah Terbaik, UPZ Terbaik, Muzaki Badan Terbaik, Muzaki Individu Terbaik, Media Pendukung Kebangkitan Zakat, Tokoh Pendukung Kebangkitan Zakat.
“Untuk para pemenang, akan menerima piagam penghargaan dan tropi,” ucapnya.**[F. Arif/HMS Baznas]


Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar