Produksi Tahu Dihantui Harga Dolar


Kota, KORAN SUMEDANG
Sejumlah pengrajin tahu dan tempe mengeluhkan kenaikan harga kacang kedelai yang mencapai Rp 7.600 per kilo gram. Kenaikan tersebut, imbas dari melemahnya rupiah Terhadap dolar, yang terjadi sekitar dua minggu lalu.
Akibatnya,  pengrajin  kebingungan untuk menyesuaikan harga jual. "Jika kami naikan,  rasanya sangat tidak mungkin. Tetapi jika tidak dinaikan, maka kami akan rugi,"  kata Soma Somantri (50), yang memiliki pabrik tahu di Lingkungan Ranca Kopeah Kelurahan Kota Kaler Sumedang Utara, Jumat (7/9).
Untuk mengimbangi kenaikan tersebut, terpaksa dia harus mengurangi takaran kacang kedelai, yang akan berdampak pada menipisnya ketebalan tahu. "Kalau untuk mengurangi ukuran tahu,  tidak mungkin juga rasanya,  sebab dengan ukuran saat ini juga sudah kecil," kata dia menerangkan.
Soma mengaku, dalam sehari tidak kurang dari satu kwuintal kacang kedelai yang diolah menjadi tahu.  Dari satu kwintal itu,  menjadi 12 gilingan yang akan menghasilkan 48 ancak.   "Setiap satu ancak terdiri dari 81 potong tahu.
Hal senada dikatakan Aca Miharja (53), warga  RT 01 RW 19 Lingkungan Hegar Manah  Kelurahan Situ Sumedang Utara.  Dia lebih memilih  memperkecil ukuran tempe, daripada harus menaikan harga jual.
"Kalau dinaikan harganya, langganan kita nanti pada enggak mau beli lagi," kata Aca, yang juga memproduksi  ocom selain tahu.
Atas keadaan tersebut, dia berharap kepada pemerintah, untuk segera mencarikan solusi.  Dengan harapan,  para pengeajin tahu dan tempe dapat menjalankan produksinya dengan lancatmr,  tanpa harus dibenani harga bahan baku yang tinggi.
"KIta mah rakyat kecil, nyari untung juga kecil. Sekarang kalau harga kacang kedelai mahal,  kami makan apa," katanya.
Sementara itu,  kacang kedelai yang menjadi bahan pokok tahu dan tempe, diimpor dari Amerika. Maka secara otomatis, ketika dolar naik, maka harga kedelai pun ikut naik.**[F. Arif]

Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar