Tahu Penyumbang Limbah Cair Tertinggi??

Kota, Koran Sumedang
Wakil Bupati Sumedang H.Erwan Setiawan menghadiri acara serah terima pengelolaan IPAL (instalasi pengolahan air limbah) Anaerobik dari LPTB-LIPI kepada pengrajin Tahu Giriharja, bertempat di Gedung Negara Sumedang, Rabu (26/9).

Hadir dalam acara tersebut Kepala LPTB-LIPI, Deputi IPT, perwakilan tim NEWRI-NTU, Ketua Kelompok Pengrajin Tahu, dan para tamu undangan lainnya.

Kepala LPTB-LIPI Dr.Sri Priatni dalam laporannya mengatakan industri tahu merupakan salah satu industri yang menghasilkan limbah organik berupa limbah padat dan cair.Volume limbah cair lebih tinggi dibandingkan dengan limbah padat,yang apabila langsung dibuang dapat mengakibatkan lingkungan menjadi tercemar.

"Limbah cair berasal dari proses pencucian, perebusan, pemadatan, hingga pencetakan Tahu yang membuat Volume limbah cair menjadi tinggi, selain itu limbah cair Tahu mempunyai bau busuk yang menyengat.Kondisi ini membuat limbah Tahu berbahaya karena dapat merusak kualitas air sungai serta mengganggu warga sekitar"ucapnya.

Hal tersebut memunculkan inisiatif LIPI untuk memberikan solusi alternatif pengolahan limbah tahu secara Anaerobic yang mampu menghasilkan energi  alternatif serupa biogas.Giriharja dipilih karena dukungan yang tinggi dari masyarakat setempat yang berprofesi sebagai pengrajin tahu.

"Masyarakat setempat sangat mendukung dengan cara menyediakan lahan dan sekaligus ikut aktif berperan dalam pengelolaan IPAL"kata Sri.

Selain itu pengolahan limbah cair tahu akan dilakukan dengan mekanisme  anaerobik.Pihaknya juga akan membenahi sistem pengaliran air limbah di pabrik tahu sehingga dapat memisahkan limbah cair pekat dengan limbah cair encer, keseluruhan limbah cair di Dusun Giriharja disalurkan ke IPAL Anaerobik. sehingga teknologi ini bisa mengantisipasi fluktuasi limbah yang umum terjadi di industri tahu skala pengrajin.

Masih dalam laporannya Sri mengatakan pengelolaan IPAL Anaerobik ini nantinya akan dijalankan secara mandiri oleh warga yang sudah membentuk kelompok pengrajin Tahu Giriharja yang diharapkan bisa menambah nilai guna dari unit tersebut.

"Inisiasi IPAL Anaerobik ini awalnya berasal dari masyarakat Giriharja yang peduli kelangsungan kelestarian lingkungan.Kedepannya sebagian produk biogas ini akan disalurkan ke sistem pembangkit listrik sederhana untuk memenuhi kebutuhan listrik dan  operasional IPAL Anaerobik"ungkapnya.

Sri menambahka keberlanjatan suatu penerapan teknologi adalah tantangan besar dari suatu implementasi penelitian

"Untuk itu kami sebagai peneliti mengharapkan dukungan penuh dari semua pihak terutama dari jajaran pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Sumedang untuk terus bisa membina masyarakat dalam mengelola unit IPAL Anaerobik serta meningkatkan kemandirian masyarakat dalam pengolahan limbah"tuturnya.

Sementara itu Wakil Bupati Sumedang H.Erwan Setiawan dalam sambutannya menyampaikan saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang telah menyusun kebijakan dalam rangka pengendalian pencemaran lingkungan dan air, yang diwujudkan dalam beberapa program dan kegiatan diantaranya kegiatan pembangunan beberapa IPAL Komunal untuk pengolahan air limbah domestik dengan sumber dana dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi, dan APBN.

"Adapun pembangunan unit pengolahan air limbah tahu anaerobik di Dusun Giriharja oleh tim peneliti LPTB-LIPI melalui dana hibah dari NEWRI-NANYANG TECHNOLOGICAL UNIVERSITY (NTU) Singapura merupakan salah satu solusi yang tidak hanya mengurangi pencemaran air sungai saja tetapi juga mempunyai manfaat tambahan dengan dihasilkannya Biogas"ungkapnya.

Diakhir sambutanya Wakil Bupati Erwan  mengucapkan terimakasih atas segala bentuk perhatian dari LIPI dan pihak pemberi dana hibah.

"Pemerintah Sumedang akan terus berusaha mendukung segala upaya yang berkaitan dengan pemeliharaan lingkungan"pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut dilakukan pula penandatanganan dokumen serah terima oleh Kepala LPTB-LIPI dan ketua Kelompok pengrajin Tahu Giriharja Sumedang serta peninjauan ke lokasi unit IPAL Anaerobik di Dusun Giriharja Kecamatan Sumedang Utara.**(Rif/Hms Pemkab)
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar