Tim Saber Pungli Lakukan Monitoring Disdukcapil


Kota, KORAN SUMEDANG
Tim Sapu Bersih (Saber) pungli Kabupaten Sumedang mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten (Disdukcapil) Sumedang. Tim gabungan yang dibagi dalam lima tim itu, datang pada jam 11.25 WIB. Kasat Narkoba Polres Sumedang, AKP Idan Wahyudin memimpin langsung kegiatan monitoring tersebut.
Tim Saber Pungli langsung masuki ruangan pelayanan untuk memastikan bahwa segala pelayanan yang berkaitan dengan kependudukan, baik data, kepegawaian, hingga sarana prasarana.
"Ada beberapa hal yang kami monitoring diantaranya, pelayanan terhadap masyarakat, baik itu KTP, KK, dan pelayanan-pelayanan lain. Termasuk juga yang menyangkut masalah administrasi ataupun kenyamanan dalam pelayanan terhadap masyarakat dan petugas yang melakukan pelayanan," ujar Sekertaris Tim satu saber pungli,  kepada awak media usai melakukan monitoring, Senin (27/8).
Idan juga mengatakan, pihaknya tidak menemukan adanya temuan yang berkaitan dengan pungli di kantor Disdukcapil pada pelayanan terhadap masyarakat yang akan melakukan pembuatan KTP, kartu keluarga, akta kelahiran, semuanya sudah dilayani dengan baik.
“Kami lakukan koordinasi dengan kepala dinas untuk masuk ke setiap ruangan, disini ada petugas petugas khusus yang punya sertifikasi, jadi tidak sembarang petugas. Karena memenuhi kriteria-kriteria tertentu sesuai SOP, maka kami nyatakan tidak ditemukan pungutan biaya di disdukcapil ini,” ucapnya.
Ditanya ada atau tidaknya keluhan/aduan dari masyarakat menganai pelayanan Disdukcapil, Idan mengaku, hingga saat ini belum ada laporan yang berkaitan dengan pelayanan yang masuk ke tim saber pungli. “Selama dibentuknya tim saber pungli di Sumedang, kami belum menemukan keluhan dari masyarakat mengenai pungli ataupun pelayanan," katanya.
Ditempat yang sama, Kepala Disdukcapil Kab. Sumedang, Agus Rasjidi mengapresiasi kedatangan tim Saber pungli. Diharapkan dengan kedatangan tim saber pungli bisa mebuktikan bahwa di Disdukcapil tidak ada pungli. Dan kalaupun memang ada temuan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke pihak berwajib. Yang terpenting pihaknya sudah memberikan pelayan tanpa da sepeserpun uang yang masuk ke para petugas pelayanan baik pembuatan KTP, KK ataupun Akte Kelahiran
"Ini sangat positif dan menjadi catatan bagi kami untuk kedepannya lebih baik lagi. Meskipun pada dasarnya, berbagai keluhan ini sudah kita antisipasi. Insyaallah di 2019 nanti, sesuai arahan dari tim, sudah dipikirkan untuk ditingkatkan dalam sarana prasarana, sehingga kedepan di Pemerintahan yang baru bisa lebih dikelola dengan baik," pungkasnya.**[Acep Shandy]

Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar