Eselon II Dipersilahkan Daftar Jadi Sekda


Kota, KORAN SUMEDANG
Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir yang belum lama ini dilantik mempersilahkan para pejabat eselon dua untuk mendaftarkan diri menjadi calon sekda jika berminat ingin jadi Sekda Sumedang. Namun tentu, kata dia, ada proses open bidding, bahkan sebelumnya ada kajian dari Badan Kepegawaian dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kabupaten Sumedang.

“Untuk pencalonan sekda ini belum dimusyarahkan, tapi akan coba kepada BKPSDM untuk mengentaskan dulu,” ujar bupati kepada sejumlah awak media, usai acara  lepas sambut Plt Bupati Sumedang di Gedung Negara, waktu lalu.

Masih di tempat yang sama, Plt Bupati Sumedang Sumarwan Hadisoemarno yang dipastikan bakal ditunjuk jadi tim Pansel (Panitia Seleksi) calon sekda menilai bahwa ada beberapa pejabat eselon dua dijajaran birokrasi Pemkab Sumedang  yang memenuhi syarat untuk menjadi sekda.   

Namun dalam penjaringan calon sekda itu harus dilakukan tim akademisi dan praktisi sehingga bupati nanti akan nyaman. Sebab, jadi sekda itu kata dia, harus bisa kebawah dan keatas disamping batas umur maksimal 56 tahun ketika dilantik. Tapi calon sekda ini bisa juga mengambil pejabat dari luar Sumedang.

 “Namun kita juga akan melihat apakah paham tentang Sumedang?. Sejatinya pejabat Sumedang akan lebih paham tentang Sumedang dibanding pejabat luar. Open bidding calon Sekda ini diperkirakan dalam program 100 hari kerja bupati, sebab berat jadi bupati jika belum ada sekda definitif, sehingga dipastikan di Desember ini sudah ada pelantikan sekda,” tuturnya.

Ditemui terpisah, Kepala BKPSDM, Endi Ruslan, di ruang kerjanya, Selasa (2/10), menyebut, saat ini belum ada penjaringan calon sekda karena harus diawali pembentukan tim pansel yang direkomendasi oleh KSN. Tim pansel itu, kata dia, dari kalangan akademisi, birokrasi internal daerah yang dipastikan dari Pemprov.

Endi juga akui, ada beberapa pejabat Sumedang eselon 2 yang memenuhi syarat untuk jadi sekda. Namun tidak menutup kemungkinan dari luar Sumedang karena penjaringan calon sekda ini sipatnya regional. “Ditarget awal tahun 2019, Pemkab Sumedang sudah ada sekda depinitif, “sebutnya.

Urung Jadi Calon Sekda
Kepada Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan, Yosep Suhayat, disebut-sebut salah satu pejabat eselon dua yang paling berpeluang menjadi Sekda diantara beberapa nama pejabat eselon dua lainnya yang ramai disukan bakal maju di pencalonan bursa Sekda Sumedang.
Namun Yosep saat ditanya koran ini soal pencalonan sekda mengatakan, dirinya tidak akan mendaftarkan sebagai calon sekda meskipun masa kerjanya masih 5 tahun menuju masa pensiun. Alasan kesehatan yang tidak memungkinkan, maka Yosep urungkan niatnya menggapai kursi sekda.

Yosep juga mengaku dirinya berpeluang menjadi Sekda Sumedang. Namun katanya, sangat krusial karena ada kemampuan dan psikiotes. Sehingga meskipun paling perpeluang, tapi jika hasilnya tes kurang baik, maka percuma saja.

“Karena kondisi kesehatan kurang prima (Diabetes), maka saya harus mawas diri dan menyadari hal itu. Sehingga dipastikan Yosep tidak akan ikut open bidding pencaloanan sekda. Namun siapappun nanti sekdanya, saya akan mendukung dalam pembangun Sumedang,” tandas dia, di ruang kerjanya, Rabu kemarin (26/9).
Senada dilontarkan Kasat Pol PP, H. Asep Sudrajat salah satu pejabat yang sudahdigadang-gadang bakal maju dalam pencalonan sekda. Diruang  kerjanya, Kamis  (27/9 menyebut tidak akan mendaftarkan diri sebagai calon sekda  dengan berbagai alasan yang dikemukakan.

“Pencalonan sekda ini akan melihat situasi dan kondisi, minimal Istikhoroh dulu dan minta persetujuan keluarga. Sebab dalam hati kecil saya, untuk saat ini masih belum waktunya dan belum pantas menduduki kursi jabatan sekda,” ujarnya.

Pertama, lanjutnya, umur masih jauh ke pension, maka harus mengkaji diri bahkan memberi kesempatan kepada para senior untuk menjadi sekda sehingga dipastikan tidak akan ikut open bidding pencaloan sekda. “Sebab, menjadi sekda itu tidak hanya open bidding saja, tapi ada juga kewenangan bupati,” pungkasnya.**[yf saefudin]

Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar