Gapensi Sumedang Inginkan Reward and Punishment Bagi Pengusaha Jasa Kontruksi

Kota, KORAN SUMEDANG
Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Sumedang, menginginkan adanya sistem Reward and Punishment (Penghargaan dan hukuman) bagi para pengusaha jasa kontruksi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Gapensi Kabupaten Sumedang, Rully Krisna Peryoga bahwa, guna terus meningkatkan kinerja para pengusaha jasa konstruksi kearah yang lebih baik pihaknya ingin membuat satu sistem reward and punishment.

"Jadi nanti kalau ada pengusaha jasa konstruksi yang sudah memberikan kontribusi baik, kami akan memberikan penghargaan. Dan sebaliknya kalau ada yang nakal akan kami berikan sangsi," ungkapnya saat dikonfirmasi Korsum, di Gedung Negara, Selasa (2/10).

Upaya tersebut, lanjut Rully, merupakan salah satu bentuk pembinaan bagi para pengusaha jasa konstruksi agar bisa berlomba-lomba dalam melaksanakan tugasnya dengan baik. Sehingga kita bisa menilai mana yang baik dan mana yang keluar jalur akan kita evaluasi.

"Untuk itu kita ingin menjalin hubungan yang baik dengan pemerintah agar kedepannya para jasa konstruksi bisa berkontribusi dengan baik sesuai dengan tupoksinya," tuturnya

Rully juga menambahkan, pihaknya berharap kepada Bupati agar bisa memberikan satu sistem di jasa konstruksi ini dengan baik guna terus meningkatkan kinerja para pengusaha jasa konstruksi.

"Jadi kedatangan kami kemari selain menyampaikan kepada Pa Bupati bahwa tanggal Kamis (4/10) mendatang, Gapensi akan melaksanakan Muscab. Kami juga  minta ide dan gagasan beliau terhadap perkembangan dunia jasa konstruksi di Kabupaten Sumedang," pungkasnya **[Acep Shandy]
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar