Gugatan Terkait Pilkades Tak Menghambat Tahapan Pelantikan Kades Terpilih

Kota, KORAN SUMEDANG
Pasca selesainya pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak gelombang II beberapa waktu lalu. Saat ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang, menerima 2 pengaduan dari dua desa.

"Iya saat ini ada dua desa yang mengajukan gugatan perselisihan pasca Pilkades yaitu Desa Cimarias Kecamatan Pemulihan dan Desa Mekarmulya Kecamatan Situraja," tutur Kepala Bidang Pemerintahan Desa pada DPMD Kabupaten Sumedang, H. Nuryadin saat dikonfirmasi Korsum di Ruang Kerjanya, Senin (29/10).

Lebih H Nuryadin mengatakan, untuk gugatan terkait pilkades sesuai Peraturan Daerah No 2 Tahun 2015 bahwa tahapan penyelesaian sengketa pilkades itu dimulai dari BPD. Dan kalau belum puas maka bisa melanjutkan ke Kecamatan.

"Kalau masih tidak puas silahkan mengajukan ke peraturan Undangan undang yang berlaku. Kalau misalkan adanya dugaan suap, silahkan adukan ke pihak berwajib. Dan DPMD disini adalah pihak yang menunggu hasil. Apapun hasilnya nanti tentu ada proses," tegasnya

Apapun hasilnya, lanjut H Nuryadin, tidak menghambat pelantikan para kepala Desa yang yang beberapa waktu lalu unggul dalam perhitungan suara.

"Nanti kalau misalkan hasil pengaduan hukum, kades terpilih tersebut dinyatakan bersalah itu ada mekanismenya. Apakah ada Penggantian Antar Waktu (PAW). Yang jelas tidak akan ada Pilkades ulang," ungkapnya

H Nuryadin juga menambahkan, untuk desa yang mengajukan gugatan perselisihan pilkades ke DPMD, yaitu karena diduga adanya money politik dan keberpihakan panitia ke salah satu calon kades.

"Nanti kita akan balas surat aduan yang diajukan kedua desa tersebut. Ini kita lakukan agar tidak ada kesan DPMD membiarkan permasalahan yang terjadi ditingkat desa," pungkasnya ** [Acep Shandy]
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar