Kejar Pelaku Kejahatan Lintas Negara, Jaksa Agung RI Jalin MoU Dengan Kejaksaan Rusia

Jakarta-Jaksa Agung RI, H.M. Prasetyo gela bilateral meeting dengan Kejaksaan Agung Federasi Rusia di Moskow, Rabu 3 Oktober 2018. Prasetyo didampingi Jaksa Agung Muda Tindak Pidan Umum Dr. Noor Rochmad, Kaban Diklat Setia Untung Arimuladi, Kapuspenkum RI M. Rum dan sejumlah pejabat Kejaksaan RI.

Bilateral meeting itu sekaligus penandatanganan Memorandum of Understanding di Bidang Hukum dan Penegakan Hukum. Menurut Prasetyo, bahwa Nota Kesepahaman Kerja
sama itu memiliki arti yang sangat penting dan perlu tetap dilanjutkan supaya saling mendukung dan memberi bantuan secara timbal balik untuk memenuhi kebutuhan yang diperlukan bagi kepentingan hukum dan penegakan hukum di masing-masing negara demi kepentingan bersama.

"Kita tentunya juga menginginkan hubungan kerjasama yang kita buat ini, di masa yang akan datang akan membuka peluang dapat dilakukannya berbagai bentuk program dan kegiatan yang dapat mempermudah, mempercepat dan memperlancar koordinasi di antara kita setiap saat diperlukan," ucap Prasetyo.

Dia menekankan hubungan kerja sama dan koordinasi formal yang jelas ini, setidaknya akan memberi pesan kuat kepada para pelaku kejahatan di kedua negara kita, bahwa bagi mereka tidak ada lagi tempat aman (no safe haven for criminals), dari jangkauan dan jeratan hukum yang dengan lebih mudah dapat di lakukan secara bersama.

"Karena hubungan kerjasama yang memuat komitmen kuat yang telah kita sepakati bersama ini akan mampu menghilangkan kemungkinan adanya sekat-sekat perbedaan regulasi, mekanisme, masalah prosedural, yurisdiksi wilayah negara dan masalah-masalah lain yang ada," ungkap dia.

Prasetyo menegaskan pihaknya berkomitmen untuk menenuhi setiap permintaan kejaksaan federasi Rusia. Begitu pula, pihaknya berharap agar kejaksaan federasi Rusia juga membantu sepenuh hati terhadap permintaan Kejaksaan RI dalam penegekan hukum dan keadilan.

"Penguatan dan pembaharuan kerja sama kita ini, kita akan dapat bekerja dan beraksi semakin cepat dan kuat menghadapi dan memberantas beragam jenis kejahatan yang menjadi salah satu tugas utama kita. “If you want to run fast, run alone; if you want to run far, run together.” Yang untuk itu, kita harus bersedia membuka diri, meningkatkan kualitas dan kapabilitas sebagai bekal memperlancar implementasi pelaksanaan kerja sama demi terwujudnya tujuan yang telah kita sepakati bersama," tatur dia.

Sementara, Jaksa Agung Federasi Rusia Yury Yukovlevich Chaika, MoU ini bukan semata-mata sekedar pembaruan kerjasama di antara kedua negara, namun merupakan peningkatan kerjasama ke arah yang lebih tinggi. Oleh karenanya, Jaksa Agung Federasi Rusia akan menindaklanjuti dengan kegiatan yang lebih kongkrit, terutama dalam pemberantasan kejahatan lintas negara.

“Kami akan mengimplementasikan butir-butir kerjasama dan saling bertukar praktik terbaik dalam penegakan hukum,” kata Yury Chaika.

Diakhir kegiatan itu, ditambahkan Kabandiklat Setia Untung Arimuladi para pimpinan kejaksaan melakukan foto bersama dan tukar menukar cindera mata, yang menjadi ciri khas masing-masing negara.

Pada kesempatan ini, Jaksa Agung memberikan miniatur patung Garuda Wisnu Kencana yang terbuat dari seloka, yang merupakan kerajinan tradisional Bali.**(iwo)
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar