Pesawat Lion Air Menuju Pangkal Pinang Jatuh di Perairan Laut Utara Karawang

Jakarta-Pesawat Lion Air menuju Pangkal Pinang jatuh di perairan laut Utara Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) diduga menelan korban sebanyak 189 jiwa termasuk Pilot, Copilot dan awak Kabin serta penumpang dewasa serta dua balita.

Diantara para penumpang itu ada 4 Anggota Korps Adhayksa yang turut menjadi korban atas insiden tersebut dan seorang istri jaksa. Hal itu dibenarkan pihak Kejaksaan Agung, melalui Kapuspenkum DR. Mukri dalam keterangannya.

"Berdasarkan sumber manifestasi pesawat Lion air TJ610 yang kami terima, 4 orang anggota kami, dan seorang istri jaksa ikut menjadi penumpang pesawat tersebut," kata Mukri di Kejagung.

Adapun keempat jaksa tersebut adalah Andri Wiranofa / Mr. no manifes 173 seat 8A (Koordinator pada Kejati Babel), Dody Junaedi no manifes 075 seat 19E (Kasi Pidsus Pangkalpinang), Shandy Johan Ramadhan manifes 122 seat 7F (Jaksa Fungsional Bangka Selatan), dan Sastiarta manifes no 141 seat 34E (staff Tata Usaha Kejati Babel), serta Nia Sugiono, istri dari Andri Wiranofa dengan no manifes seat 8B.

"Namun, istri Andri Wiranofa bukan yang tertera di manipestasi tertulis Wita Seriani no manifes 174 seat 22E, yang benar adalah Nia Sugiono. Dia duduk ditempat yang berbeda," ungkapnya.

Kata Mukri, dari keterangan nama manifes atas nama Nia Sugiono sekaligus meluruskan nama-nama manifes penumpang yang telah beredar ke publik.

“Saya luruskan namanya bukan Wita Seriani tapi Nia Sugiono, dia duduknya terpisah,” ucapnya menegskan.

Berdasarkan keterangan Kepala Bagian Kerjasama dan Humas Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Sindu Rahayu, Pesawat dengan nomor registrasi PK-LQP dilaporkan terakhir tertangkap radar pada koordinat 05 46.15 S – 107 07.16 E. Pesawat ini berangkat pada pukul 06.10 WIB dan sesuai jadwal akan tiba di Pangkal Pinang pada Pukul 07.10 WIB. Pesawat sempat meminta return to base sebelum akhirnya hilang dari radar.

Sebelumnya, pesawat Lions Air TJ 610 dengan Pilot Bhavve Suneja dan co pilot Harvino lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang sekitar pukul 6.20 wib. Namun selang beberapa menit kemudian pesawat hilang contact.

Selain Pilot dan Co-Pilot, berikut 5 kru pesawat yang ikut dalam penerbangan tersebut dari manifes yang beredar yakni Shintia Melina (Supervisi pramugari), Citra Novita Anggelia Putri (Pramugari), Alfiani Hidayatul Solikah (Pramugari), Fita Damayanti Simarmata (Pramugari), dan Mery Yulyanda (Pramugari). Sedangkan jumlah penumpang 179 orang dewasa, 1 penumpang anak, dan 2 bayi.**(iwo)
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar