Belum Terbitnya SK Pengangkatan Komisioner KPU Elsya : Cacat Hukum Karena Legalitasnya Tidak Sempurna

Kota, Koran Sumedang
Beragam pendapat terkait SK Pengangkatan Komisioner KPU yang hingga saat ini belum terbit,  serta pengaruhnya terhadap kebijakan yang dikeluarkan, ada yang menyebut sah sebagaimana disampaikan oleh Sekretaris KPU Sumedang, Dedi Suparman, dan ada yang menyebut tidak sah sebagaimana disampaikan Asep Surya pemerhati kebijakan publik.

Atas hal itu pula, Mantan Komisioner KPU periode 2013-2018, Elsya Triahadini, akhirnya angkat bicara, bahwa menurutnya, Sebagai perbandingan, tahun 2013, saat dirinya dilantik sebagai anggota KPU Sumedang periode 2013-2018, SK Pengangkatan langsung  Diterima pada hari itu juga.

“Tak ada alasan bagi KPU RI untuk menahan SK. Jika SK sudah ada tetapi belum disampaikan, tentu legalitas terhadap SK yang dikeluarkan KPU saat ini jadi diragukan,” tegas Elsya, saat dikonfirmasi Koran Sumedang, Rabu (31/10).

Pelantikan itu hanya seremonial, kata Elsya, sedangkan distribusi kewenangan dari komisioner KPU Republik Indonesia kepada komisioner Kabupaten Sumedang, itu dibuktikan legalitasnya dengan SK sebagai anggota KPU Kabupaten Sumedang.

“Intinya, pelantikan saja tidak dapat dijadikan pegangan. Bagaimana dengan tanda tangan yang kadung terjadi? Cacat hukum, karena legalitasnya tidak sempurna,” jelasnya.

Dikatakan Elsya, begitu juga dengan dokumen, yang sudah ditandatangani sebelum SK keluar. Tapi ya mudah mudahan polemik ini segera berakhir dan terselesaikan.

Supaya tidak menimbulkan keraguan,  karena salah satu kewenangan KPU kabupaten adalah menerbitkan surat surat keputusan.**[Dady]
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar