Jaga Netralitas ASN dan Kades Bawaslu Sosialisasikan Pengawasan Partisipatif

Kota, KORAN SUMEDANG
Guna menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Kepala Desa (Kades), Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumedang mensosialisasikan pengawasan partisipatif.

Menurut Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran pada Bawaslu Kabupaten Sumedang, Ade Sunarya bahwa, ASN dan Kades merupakan stakeholder yang paling berpengaruh dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

"ASN kan selaku abdi negara dan perekat persatuan, kesatuan bangsa. Diharapkan menjaga netral dalam menghadapi Pemilu 2019," tuturnya saat dikonfirmasi Korsum disela sela kegiatannya di Hotel Asri, Selasa (27/11).

Lebih lanjut Ade mengatakan, untuk pelanggaran netralitas ASN berkaca dari Pilkada 2018 itu sangat tinggi termasuk di Kabupaten Sumedang.

"Diharapkan pada Pemilu 2019 ini, pelanggaran netralitas ASN tidak terulang kembali," ucapnya

Sementara untuk para Kades, lanjutnya lagi, saat ini ada dugaan keberpihakan Kades terhadap para calon. Selain itu juga ada beberapa Kades yang turut serta menjadi Calon Anggota Legislatif (Caleg) pada Pemilu 2019.

"Untuk Kades kan sudah jelas diatur dalam UU Desa No 6 Tahun 2014 dilarang untuk menjadi kader ataupun masuk struktural Partai Politik. Saat ini ada informasi awal bahwa ada Kades, perangkat Desa dan BPD yang diduga mendukung caleg," ungkapnya

Ade juga menambahkan, untuk menekan pelanggaran ASN dan Kades tersebut pihaknya selalu berkoordinasi dengan Panwaslu Kecamatan.

"Jadi untuk mengawasi atau mencegah pelanggaran ditingkat desa kita percaya bahwa Panitia Pengawasan kecamatan akan selalu menjalankan tugasnya dengan baik," pungkasnya ** [Acep Shandy]
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar