Pelatihan TPID Se-Kabupaten Sumedang, Dorong Lahirnya Inovasi Desa


 Kota, KORAN SUMEDANG
Guna mendorong lahirnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif dalam penggunaan Dana Desa (DD) untuk Kemajuan dan Kemandirian Desa, sebanyak 78 Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Se-Kabupaten Sumedang diberikan pelatihan.
Menurut Ketua Pelaksana Pelatihan TIPD Kabupaten Sumedang, Solihin, bahwa Program Inovasi Desa (PID) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui peningkatan kapasitas desa dalam mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan desa secara berkualitas.
"Untuk itu, saat ini sebanyak 78 orang TPID yang merupakan perwakilan dari semua kecamatan se-Kabupaten Sumedang, diberikan pelatihan selama 3 hari dari tanggal 15-17 November 2018, dengan tema "Mendorong Lahirnya Inovasi dan Pertukaran Pengetahuan Secara Partisipatif dalam Penggunaan Dana Desa untuk Kemajuan dan Kemandirian Desa," tuturnya, saat dikonfirmasi Korsum, di tempat kegiatan di Hotel Asri Asia Plaza Sumedang, Jumat (16/11).
Solihin menyebutkan, untuk kerangka kegiatan pelatihan TPID Kabupaten Sumedang 2018, yaitu meningkatkan kualitas penggunaan dana desa melalui berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang lebih inovatif dan peka terhadap kebutuhan masyarakat desa, mendorong produktifitas dan pertumbuhan ekonomi perdesaan, membangun kapasitas desa yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat dan kemandirian desa, sesuai dengan arah kebijakan dan sasaran RPJMN 2015-2019 Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.
“Serta meningkatkan kafasitas TPID dalam rangka mempersiapkan kegiatan inovasi dan pelaporan di tingkat Kecamatan dan Bursa Inovasi Desa (BID) 2018,” terangnya.
Ditambahkan, Sekretaris panitia, Dodoy Cardaya, untuk unsur panitia pelaksana terdiri dari unsur Tim Inovasi Kabupaten (TIK) 6 orang dan Pendamping Desa Kabupaten Sumedang sebanyak 13 orang. Serta Komite pengatur kegiatan sebanyak 15 orang. Dan untuk para pelatihan adalah dari Unsur TIK dan Tenaga Ahli P3MD Kabupaten sebanyak 9 orang yang dibagi dalam 3 kelas.
Melalui PID ini, lanjut Dodoy, diharapkan mampu memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif dan merupakan salah satu bentuk dukungan kepada desa agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan Dana Desa sebagai investasi dalam peningkatan produktifitas dan kesejahteraan masyarakat.
“Kegaitan ini sesuai dengan Keputusan Menteri Desa Nomor 48 Tahun 2018 merupakan Pedoman Umum Program Inovasi Desa 2018. Keputusan Menteri ini menjadi acuan kebijakan bagi seluruh pengelola program inovasi desa yang terdiri dari delapan unsur termasuk bagi Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) sebagai kelompok masyarakat pengelola Dana Bantuan Pemerintah (PPID)," pungkasnya.**[Acep Shandy]

Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar