PILKADES CIMARIAS DIGUGAT, Mamat : Siapa Yang Money Politik?



Pamulihan, Koran Sumedang
Pilkades Cimarias Kecamatan Pamulihan diujung gugatan kubu calon kades no. 1 Budi Heryanto yang menuduh ada Money Politik atau permainan politik uang dalam Pilkades, hingga calon kades nomor 1 ini harus mengalami kekalahan diarena Pilkades tersebut.
Atas ketidakpuasan tersebut, kubu calon kades nomor 1  kepada koran ini menyatakan akan menggugat ke Polisi dan PTUN. Namun pernyataan calon no. 1 itu ditanggapi santai oleh calon kades petahana terpilih Mamat. Yang justru dia menyatakan siap hadapi gugatan itu.
“Tidak puas silahkan gugat. Siapa takut?, tenang saja. Jika ada tuduhan Money Politik?, biarkan saja itu hak mereka, lagi pula, siapa yang Money Politik?, dia atau aku?,” tandas Mamat, saat ditanyakan soal Money Politik, di kantor kecamatan Pamulihan, Rabu kemarin (7/11).
Ada ketidakpuasan dari kubu lawan yang akan menempuh proses hukum. Namun petahan mengaku tenang, karena katanya, proses hukum itu ada aturannya. Jika ada kesalahan admistrasi, silahkan ke PTUN. Jika ada unsur pidana silahkan ke Polisi karena nanti juga ada pembelaan dari saksi-saksi.
Camat Pamulihan, Hari Tri Santosa, di ruang kerjanya, Rabu (7/11), mengaku pihaknya hanya memfalitasi atas sengketa Pilkades Cimarias yang diharapkan adanya islah secara legowo dari kedua belah kubu calon Kades Cimarias.
Kemungkinan, lanjutnya, dari masing-masing kubu punya hak yang berpendapat lain, maka ada gugatan selama 30 hari, jika memang ada pihak yang merasa tidak puas. Sesuai aturan silahkan ditempuh proses hukum.
“Pihak tidak puas itu mengajukan pelantikan dibatalkan, maka hal itu akan disampaikan ke Dinas PMD. Namun jika menurut UU, Pilakdes itu tidak bisa dibatalkan karena yang memutuskan hal itu pihak PTUN yang akan mengkaji kesalahan dalam Pilkades itu. Sehingga pelantikan itu tetap dilanjut sebelum ada keputusan PTUN,” tandasnya.
Pihak kecamatan sudah mencoba agar islah yang dikhususkan islah tersebut untuk keamanan kedua kubu masing-masing agar hindari terjadi gesekan kedua kubu. “Silahkan ke PTUN jika merasa tidak puas, atau silahkan lapor Polisi jika diindikasi ada money politik,” ucapnya.
Masih ditempat yang sama, calon kades no. 1 Budi Heryanto menyebut pihaknya akan menggugat Pilkades Cimarias. Pertama, kata dia, akan layangkan surat gugatan kepada bupati. “Namun sesuai arahan bupati bahwa sengketa ini harus diselesai tingkat desa,” ujarnya.
Musyawarah tingkat desa itu, kata Budi, sudah dilaksanakan tapi tidak membuahkan hasil. Dilanjut tingkat kecamatan atas dasar surat pengantar BPD, tapi tetap tidak kata mufakat sehingga sengketa ini akan menempuh proses hukum lebih lanjut.
“Kami tetap pada tiga tuntutan, pertama dibatalkan demi hukum pemungutan suara karena menurut kami tidak sah dan cacat hukum. Kedua, tangguhkan pelantikan. Ketiga, arahan dan bimbingan prosesi hukum dan UU yang berlaku di negara ini,” katanya.
Disebutkan, pihaknya akan menggugat ke PTUN dan Kepolisian, sebab  sesuai bukti dan saksi bahwa calon no. 2 dalam Pilkades itu diduga ada permainan politik uang yang harus dibuktikan oleh kepolisian. “Jika terbukti ada kecurangan dalam Pilkades itu, mohon tegakkan keadilan,“ ujarnya.**[yf saefudin]

Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar