Bencana Longsor Renggut Nyawa Anak Balita 4 Tahun

Wado, Korsum
Malang nian nasib Ripaldi (4) tahun, anak dari pasangan Ence (38) dan Enah (30) yang harus meregang nyawa akibat kediamannya malam tadi Pukul 23.00 diterjang longsor di Desa Ganjaresik Kecamatan Wado.

Menurut Anggota Unit Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (URC BPBD) Kabupaten Sumedang, Dede Padilah mengatakan, longsor tersebut diakibatkan hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Wado, sehingga mengakibatkan Tembok Penahan Tebing (TPS) ambruk dan menimpa dinding rumah korban."Karena kejadian malem hari sekitar pukul 23.00 (19/2). Diduga korban sekeluarga sedang tidur dan tidak bisa menyelamatkan diri." tuturnya pada Korsum melalui sambungan teleponnya, Selasa (20/2).

Akibat longsor tersebut lanjut Dede, mengakibatkan satu orang meninggal dunia yaitu Ripaldi anak dari Ence dan Enah."Ripaldi meninggal ditempat karena posisinya tertimbun longsor, sementara kedua orang tuanya hanya mengalami luka ringan dan saat ini sudah bisa kembali ke kediamannya, setelah semalam mendapatkan penanganan dari puskesmas wado,"tuturnya

Dede juga menambahkan, akibat longsor tersebut selain mengakibatkan korban jiwa, korban juga mengalami kerugian materil Rp. 50 juta."Kerugian sekitar 50 juta, karena dingding rumah korban ambruk tertimpa longsor," pungkasnya ** Acep Shandy
Share on Google Plus

About Koran Sumedang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment