Dishub Sarankan Disdukcasip Segera Sediakan Lahan Parkir

 Kota, Korsum
Belum tersedianya lahan parkir di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcasip) Sumedang, mengakibatkan masyarakat yang ingin mengurus surat surat penting seperti KK, KTP dan yang lainnya harus memarkir kendaraannya di bahu jalan. Dengan penumpukan kendaraan tersebut menimbulkan kemacetan, untuk itu Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumedang pasang rambu rambu larangan parkir.
Seperti dikatakan Kepala Dishub, Surris Laksana Putra, melalui Kepala Seksi Pengawasan dan Pelayanan Parkir, Gungun Nugraha. Menurutnya, Dishub dengan pihak Polres Sumedang mengadakan giat peningkatan pelayanan bidang perhubungan guna wujudkan ketertiban dan kelancaran lalu lintas.
“Giat ini dilaksanakan guna mendukung terhadap pelayanan dasar masyarakat berupa pelayanan adm kependudukan yang dilaksanakan oleh disdukcapil Kabupaten Sumedang. Jadi kita mensupport agar tercipta pelayanan yang paripurna bagi masyarakat melalui giat cipta kondisi ketertiban dan kelancaran lalulintas pada ruas jalan statistik depan kantor disdukcapil,” tuturnya, saat dikonfirmasi Korsum, di ruang kerjanya, Jumat (2/2).
Gungun mengatakan, dengan keterbatasan ketersediaan satuan ruas parkir di area disdukcapil mengakibatkan terjadinya hambatan samping kanan dan kiri ruas jalan statistik, sehingga sering menimbulkan kemacetan di depan kantor disduk.
“Rekayasa lalulintas yang dilaksanakan melalui pemasangan rambu larangan parkir di kiri jalan statistik di sebrang kantor disdukcasip, dan pemasangan rambu parkir di sebelah kanan ruas jalan statistik depan disdukcasip,” ucapnya.
Gungun berharap, dari hasil rekayasa ini kualitas layanan jalanan statistik menjadi lebih optimal, dengan pengaturan parkir kendaraan masyarakat yang diatur di samping kanan ruas jalan."Kami juga apresiasi kepada disdukcapil yang proaktif melaporkan dan konsultasi dengan dishub mengenai sering terjadinya kemacetan di depan kantor disdukcapil, sehingga pihak dishub sumedang dan polres bisa cepat tanggap melaksanakan giat penertiban lalin pada ruas jalan statistik tersebut,” harapnya.
Sementara itu untuk solusi dari kemacetan di depan kantor disdukcasip tiada lain segera membangun satuan ruas parkir berupa halaman kantor. "Jadi kita sarankan halamannya untuk tempat parkir kendaraan. Mudah-mudahan pihak Disdukcasip bisa merespon cepat akan hal tersebut," tegasnya.

Selain itu, lanjutnya lagi, Kepada para Juru Parkir (jukir) di lokasi kami adakan juga advokasi tentang pentingnya menjaga kertiban kelancaran lalulintas dari mulai pengaturan kendaraan yang parkir."Kami juga berharap jukir bisa menegur para pengendara yang melanggar rambu lalin yang telah di pasang. Dan untuk para Pedagang Kaki Lima (PKL) kami himbau juga, agar roda dagangan jangan sampe menggangu arus lalin di sana. Walaupun untuk PKL depan capil menempati sempadan selokan, tapi itu juga cukup mengganggu dengan keberadaan saung saung permanen PKL. Dan untuk hal itu kami sudah informasikan kepada kantor satpol PP melalui kabid gakda satpol PP. Karena tupoksi terhadap PKL ada di ranah satpol PP," tandasnya.**[Acep Shandy]
Share on Google Plus

About Koran Sumedang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment