PDAM Jajaki Pembukaan Cabang Baru


 Kota, Korsum
Awal bulan ini, kebijakan Direktur PDAM Tirtamedal Sumedang, ingin menjajaki pembukaan cabang baru pada 9 kecamatan yang saat ini belum ada Cabang PDAM. Meskipun saat ini belum ada pelayanan, namun keberadaan PDAM dirasakan ada tengah masyarakat di 9 kecamatan itu.
Hal itu, diutarakan Kabag Humas PDAM, Uus Rusli, di ruang kerjanya, Kamis (1/2). Tahun 2018 ini, kata dia, PDAM terus lakukan upaya inovasi dan terobosan baru dalam berbagai bidang. Salah satunya peningkatan pelayanan dalam pendistribusian saluran air yang tak hanya sistem perpipaan.
Namun dengan sistem pelayanan Tengki air termasuk AMDK (Air Minum Dalam Kemasan). PDAM, lanjut dia, terus membuat jaringan baru SR untuk wilayah yang saat ini belum terjangkau pipanisasi pada beberapa wilayah di Kabupaten Sumedang.
Menurutnya, PP No 16 tahun 2005 tentang Sistem Penyedian Air Minum, maka kewajiban penyedia air baku adalah tanggungjawab pemerintah pusat dan daerah. Dengan demikian PDAM memasang strategi dalam perbaikan catchment area melalui program idle capacity.
Disebutkan, jaringan baru tersebut merupakan penambahan jaringan pipa pada Cabang PDAM yang sudah sehingga belum membuka Cabang baru. Sampai saat ini, PDAM baru memiliki sekitar 13 cabang dan 2 unit tersebar di 17 kecamatan. Sementara menurut cacatan, PDAM sudah memiliki 2000 lebih pelanggan.
“Dalam managemen juga, tahun ini ada peningkatan baru. Semua karyawan dan staf DPAM diharuskan mengikuti pelatihan rutin setiap bulan. Bahkan peningkatan management ini dikhususkan pada Kehumasan PDAM secara menyeluruh,” ujarnya.
Kapasitas Produksi
Dilansir koran ini sebelumnya, peningkatan pemerataan pelayanan air minum dalam menunjang akses 100% di wilayah terduga miskin rawan air, akan dikembangkan  Depot Air Minum yang siap setiap saat dengan supply menggunakan truk tangki air.
Disebutkan, optimalisasi pemerataan distribusi air ke lapangan dengan perhitungan besar-panjang pipa dan pengesetan valve serta pengesetan fitkran agar aliran ke konsumen minimal memenuhi kewajiban pokok 10 m3/SL. Tapi berdasarkan analisa kondisi eksisting mampu 15 m3/SL.
Masih kata Humas, setiap tahun jumlah pelanggan PDAM terus mengalami meningkatan sehingga  dituntut harus terus membenahi management baik dibidang administarsi, teknik mapun bidang pelayanan.
“Secara berkala, PDAM terus melakukan pelatihan dan pembinaan terhadap karyawan. Karena dengan pelatihan tersebut merupakan upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) karyawan PDAM yang lebih handal dan profesional,” tandasnya.**[yf saefudin]

Share on Google Plus

About Koran Sumedang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment