Pendidikan Politik Bagi Pemilih Muda dan Pemilih Pemula


Kota, Korsum
Berdasarkan UU No. 10 tahun 2008 dalam Bab IV pasal 19 ayat 1 dan 2 serta pasal 20 menyebutkan, yang dimaksud dengan pemilih pemula adalah warga Indonesia yang pada hari pemilihan atau pemungutan suara adalah Warga Negara Indonesia yang sudah genap berusia 17 tahun dan atau lebih atau sudah/pernah menikah yang mempunyai hak pilih, dan sebelumnya belum termasuk pemilih karena ketentuan Undang-Undang Pemilu. Adapun Pemilih muda adalah pemilih yang berusia muda dan telah menggunakan hak pilihnya 4-5 kali Pemilu/Pilkada, seperti  pelajar, mahasiswa, pemuda dan aktifis organisasi kepemudaan.
Demikian dikatakan Kepala Kantor kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sumedang, Rohayah Atang, pada kegiatan Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula, Tokoh Pemuda, dan Tokoh Perempuan, yang dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 6-8 Februari 2018 di Gedung Islamik Center.
Rohayah menyebutkan, proyeksi penduduk Kabupaten Sumedang tahun 2016 berdasarkan Data Sensus Penduduk tahun 2010, jumlah pemilih Muda cukup signifikan, yaitu sekitar 21,99% pemilih. Dari sekitar 858.218 org penduduk yang masuk usia bisa memilih, 188.702 org diantaranya adalah pemilih muda, terdiri dai penduduk usia 15-19 tahun sebanyak 99.656 orang (11,61%) dan penduduk usia 20-24 tahun sebanyak 89.046 orang (10,38%).
“Pemilih muda selayaknya menjadi pemilih cerdas. Sebelum memilih, pemilih cerdas akan mencari informasi sebanyak mungkin tentang pilihan yang akan dipilih. Pemilih cerdas akan memilih pemimpin berkualitas. Karakteristi pemilih muda, diantaranya kritis, idealis, independen, pro perubahan, dan lebih rasional,” tandasnya.
Memilih dalam pemilu merupakan hak asasi yang sangat penting dalam kehidupan demokrasi. Besarnya potensi pemilih muda, akan meningkatkan  kadar pemilu dan pemilukada.
“Melalui partisipasi sebagai pemilih, berarti ikut menentukan wajah pemimpin yang akan mengelola negara atau daerah. Sebagai pemilih kritis dan independen, pemilih muda lebih obyektif menentukan pilihan. Anak muda harus faham, peduli, dan harus berpartisipasi karena dengan berpartisipasi berarti telah menentukan masa depan bangsa,” ungkapnya.
Kegiatan pendidikan politik ini sangat penting dalam mensukseskan pilkada 2018 serta tahun 2019 mendatang, masyarakat Indonesia akan menghadapi Pemilihan Umum untuk memlih Presiden dan Anggota Legislatif secara serentak.
"Dan khusus di Kabupaten Sumedang, pada tahun ini kita akan melaksanakan Pilkada. Jika bercermin dari pengalaman, event demokrasi semacam ini kadang sering menjadi pemicu permasalahan di masyarakat. Masalah ini biasanya akan muncul akibat kurang pemahaman masyarakat terhadap peraturan perundang-undangan terkait Pemilihan Umum," kata Rohayah.
Kasubdit Pendidikan Budaya dan Politik pada Dirjen Politik Pemerintahan Umum Kemendagri, Cahyo Riawan menyebutkan, anggota DPRD Jabar dipastikan akan bertambah 20 orang pada pemilihan legislatif pada 2019. Sampai periode ini, anggota legislatif Provinsi Jabar berjumlah 100 orang. Artinya pada Pileg nanti akan berjumlah 120 orang.
Menurutnya, acuan penambahan anggota leguslatif tersebut berdasar pada UU No. 7 Tahun 2017 yang menyatakan, apabila di wilayah provinsi jumlah penduduk lebih dari 20 juta, maka anggota dewan provinsi ditambah 20 orang.
"Penambahan (anggota dewan) ini akan berlaku pada pileg nanti. Jadi hanya 3 wilayah yang akan bertambah jumlah legislatifnya, yaitu Jabar, Jateng, dan Jatim. Pentingnya partisipasi pemilih dalam pilkada agar lahir pemimpin yang sesuai pilihan. Dengan demikian proses demokrasi sudah terlaksana.," ujar Cahyo.
Sementara itu, Bupati Sumedang, H. Eka Setiawan mengatakan, pendidikan politik tersebut merupakan kegiatan yang bermanfaat. Pasalnya, dalam waktu dekat ini akan diselenggarakan Pilkada serentak, termasuk di Sumedang serta menjadi salah satu ajang sebagai persiapan menghadapi tahapan pemilu.
“Saya harap, para tokoh pemuda dapat mengikuti acara ini, supaya pendidikan politik di Sumedang ini lebih maju lagi,” pungkas Eka.**[Hendra]

Share on Google Plus

About Koran Sumedang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment