Akibat Longsor, Surian Terisolir



Surian, Korsum
Kini Surian seakan terisolir akibat dilanda bencana longsor cukup parah. Dalam sepekan ini hujan besar terus mengguyur dan bencana longsor melanda di 3 titik wilayah Kecamatan Surian. Warga setempat bahu membahu atasi bencana meskipun dengan alat seadanya.
Senin (26/3), akses jalan kabupaten menuju kantor kecamatan Surian bencana longsor terjadi di ruas jalan Cisumur-Nanggerang segmen Haurpapak Desa Pamekarsari. Longsor tersebut menghayutkan badan jalan sepanjang 100 meter hingga jalan tersebut kondisinya putus total.
Menurut Dedhe Manik Maya, tokoh masyarakat setempat menyebut, akses warga setempat lumpuh total akibat jalan terputus. Terpaksa warga harus berjalan kaki sejauh 2 kilometer jika menuju ke kantor Kecamatan Surian. “Tak ada jalan lain, warga harus berjalan kaki dijalan setapak menerobos hutan milik Perhutani,” ujarnya.
Kamis (2/3), sekitar jam 6 sore, jalan Hariang Cisumur di segmen Lenjangkuning Desa Hariang amblas akibat pergeseran tanah. Namun saat ini kata Dedhe, jalan itu sudah bisa dilalui kembali karena ada upaya masyarakat Desa Wanajaya sehingga kendaraan roda dua dan roda empat bisa melaluinya.
Dikatakan, kondisi jalan itu sebelumnya sudah terjadi retakan sehingga ketika hujan besar, air hujan itu masuk dalam retakan dan akhirnya jalan itu amblas karena adanya pergeseran tanah di wilayah itu.
Masih kata Dedhe, Kamis (2/3) Pemukiman 7 KK warga Dusun Pasirwareng Rt 01 Rw 01 Desa Ranggasari terancam hayut tergerus longsor akibat abrasi sungai Cibodas. Sebelumnya, akibat abrasi itu, bantaran sungai Cibodas longsor dan kini hanya sisakan sekitar 2 meter antara bibir sungai ke pemukiman.**[indang]


Share on Google Plus

About Koran Sumedang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment