Bencana Cimanintin MDMC Konsen Dalam Penanganan Medis dan Trauma Healing


Jatinunggal, Korsum
Muhammadiyah Disaster Manajemen Center (MDMC) merupakan salah satu lembaga yang selalu konsern dalam penanggulangan Bencana di Tanah air dan Internasional. Begitupun keberadaan MDMC Pada bencana tanah gerak di dusun Babakan Sawah Desa Cimanintin Kecamatan Jatinunggal Kabupaten Sumedang, kegiatan yang dilakukannya adalah pendampingan kesehatan, psikososial bagi anak anak dan lansia. 

Menurut Sekretaris MDMC Sumedang yang juga Anggota tanggap darurat MDMC Pimpinan Pusat, Maman Koswara, dalam penanganan dampak bencana kali ini MDMC konsen untuk melakukan pendampingan kesehatan dan psikososial terhadap anak anak dan korban bencana pergerakan tanah. “Di posko kita, anak anak korban bencana tersebut terus kita dampingi untuk memulihkan kesehatan psikis atau mental anak korban bencana,” tuturnya, kepada Korsum, Jumat (16/3).

Maman mengatakan, anak anak korban bencana pergerakan tanah di Cimanintin berjumlah 28 anak dan untuk memulihkan kesehatan psikis ataupun mental anak-anak korban bencana itu tidak mudah dan memerlukan waktu panjang serta metode yang tepat untuk menangani mereka.

Dalam pendampingan korban bencana Cimanintin, lanjutnya, MDMC menerjunkan tim relawan kesehatan seperti Dokter, Perawat dan apoteker dan juga tim khusus Psikososialnya. “Kita standbye mendampingi hingga 3 bulan kedepan. selain psikososial, pelayanan kesehatan juga tidak ketinggal melakukan trauma healing bagi kaum lansia. "Kita akan mendampingi hingga para penyitas sudah menempati Huntara (Tempat hunian sementara).  selain itu kita juga terus menyalurkan Logistik untuk kebutuhan para korban bencana,” tuturnya.

Maman  berharap, pemerintah Kabupaten Sumedang segera merelokasi mereka ke hunian sementara, karena kalau semakin lama dibiarkan di GOR dan tenda semakin rentan terhadap gangguan psikologis dan persebaran penyakit. “Kalau kepastian huntara belum jelas minimal pembenahan di tempat pengungsian sebagai contoh ada skat pembatas setiap kepala keluarga,” harapnya.

Sementara itu dengan adanya pendampingan dari MDMC tersebut disambut baik oleh Camat Jatinunggal, Ate Hadan. ”Tentunya kita sangat mengapresiasi atas penanganan dan pendampingan kesehatan yang telah dilakukan oleh MDMC Sumedang. Kita juga berharap dengan penanganan dan pendapingan kesehatan tersebut, anak anak korban bencana bisa kembali kesediakala,” tuturnya.

Seperti diketahui bahwa bencana pergerakan tanah di Desa Cimanintin mengakibatkan puluhan bangunan rusak, yang terdiri dari rumah penduduk dan bale kampung juga tempat ibadah, dengan jumlah warga terdampak sebanyak 64 Kepala Keluarga dan 159 jiwa.

Dan hingga saat ini para korban bencana tersebut masih berada ditempat pengungsian dan masih menunggu perbaikan Huntara yang berada di Blok Genggehek, Pasca Tim Geologi menyatakan pemukimannya di Blok Babakan Sawah sudah tidak layak lagi ditempati karena terdapat lempengan tanah lempung yang sewaktu-waktu bisa meyebabkan pergerakan tanah kembali.**[Acep shandy]

Share on Google Plus

About Koran Sumedang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment