Longsor Timpa Rumah Warga


Tanjungmedar. Korsum
Nasib naas menimpa warga Dusun Kananga Rt 05, Rw 04, Desa Wargaluyu, Kecamatan Tanjungmedar, Maman (35), bersama dua anaknya lolos dari maut bencana longsor. Disaat hujan besar, Maman sudah punya firasat bahwa akan terjadi longsor, maka dia dan keduanya tinggalkan rumahnya pergi ke rumah tetangga.
Betul saja, sekitar 17.00, Rabu (21/2), tiba-tiba tebing setinggi 4 meter depan rumahnya longsor dan lansung menimpa rumah Maman yang tidak hanya ambruk namun hingga atap tertutup tanah longsor. Namun atas peristiwa tersebut, beberapa rumah warga diatas tebing itu saat ini terancam hanyut terbawa longsor.
“Saat ini Rt setempat, Kades dan  Babinsa Serma Sahidin melakukan siaga di TKP. Sebab dikhawatirkan terjadi  longsor susulan yang  pastikan dua rumah terancam terseret seperti milik Resih (48)  dan Anwar (38),” kata Nolis, saksi mata yang juga ketua Rt 05 di lokasi, Rabu (21/2).
Menurut keterangan Kadus 2, Nana Kusmana, masih ditempat yang sama, bahwa meskipun tebing itu sudah ada Tembok Penahan Tebing (TPT), namun akibat air hujan masuk mengalir ke sela-sela tanah dan TPT itu, hingga akhirnya tebing berikut TPT-nya jebol dan longsor menimpa rumah warga yang berada dibawah tebing itu.
Kades Wargaluyu, Cecep Rahmat, menyebutkan, setelah menerima laporan dari Kadus 2 atas bencana longsor itu, pihaknya langsung ke TKP. Selanjutnya dilaporkan ke tingkat Muspika, sementara korban di evakuasi ke rumah saudaranya, bahkan pihaknya terus lakukan siaga di TKP.
“Besok harinya, Muspika hadir ke TKP dan berdasarkan disurvai tercatat kerugian sekitar Rp 30 juta. Untung tidak ada korban jiwa dan selanjutnya dibantu warga setempat membersihkan puing-puing. Dan untuk sementara, tebing itu akan dirucuk dengan bambu,” tandas kades, Kamis (22/2).
Kasi Sosial Kecamatan Tanjungmedar, Nana Supriatna, menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan tetap siaga, jangan kena pengaruh dari pihak yang tidak bertanggung jawab seperti berita Hoax. “Jika ada tanda-tanda yang mencurigakan, segera lapor,” ujarnya.
Korban yang juga duda 2 anak, Maman mengucap syukur atas lolosnya dari bencana longsor itu. “Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah desa, kecamatan serta masyarakat yang telah peduli. Berharap kepada Pemda Sumedang membantu bangun rumah agar kami bisa berteduh kembali,” katanya.**[indang]

Posting Komentar

0 Komentar