Kota, Korsum
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumedang tidak akan menyiapkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus bagi warga binaan Lapas Kelas II Sumedang dan Masyarakat yang sedang sakit dan harus dirawat inap.
Hal tersebut, disampaikan  Ketua KPU Sumedang, Hersa Sentosa, bahwa pada kegiatan sosilisasi bagi aparatur pemerintahan ini, pihaknya sengaja mengundang para kepala Puskesmas, karena kita akan mengantisipasi terkait bayaknya masyarakat yang sedang rawat inap.
“Hal itu harus dipikirkan dari sekarang bagaimana caranya untuk mendekatkan TPS, misalnya seperti di Rumah Sakit, TPS-nya didekatkan di area parkir,  sehingga nanti orang yang sakit yang memang tidak bisa bangun bisa berkoordinasi dengan kepolisian dan Panwas yang akan mendampingi para pasien, sehingga hak pilihnya tetap terakomodir, termasuk kotak suaranya pun akan dibawa ke TPS terdekat. Jadi, dalam hal ini tidak ada TPS khusus,” terangnya.
TPS khusus juga tidak berlaku di Lembaga Permsyarakatan (LP) Kelas II Sumedang, berbeda dengan Pilkada sebelumnya pada tahun 2013 lalu, KPU menyediakan TPS di dalam  Lapas. Sementara untuk Pilkada 2018, pihak KPU akan menyediakan TPS-nya diluar LP.
“Sehingga nanti pada hari pencoblosdan warga binaan akan bisa dengan masyarakat, tetapi untuk para penghuni lapasnyanya, nanti kita datangi ke dalam disaksikan oleh Panwas dan PPS serta pihak kepolisian,” tandasnya.
Sementara itu untuk penyandang Disabiltas, lanjutnya, pihak KPU akan melakukan sosialisasi secara khusus ada beberapa poin yang harus di sosialisakan terhadap penyandang disabilitas. Selain itu untuk pembuatan TPS bagi para disabilitas jangan sampai ditempat yang tinggi.
“Kita akan intruksikan TPS jangan sampai berada ditempat yang tinggi sehingga menyusahkan kaum disabilitas. Dan untuk kaum disabilitas juga nanti apabila diperlukan pendampingan kita akan sediakan dan kalau bisa didampingi sama keluarganya,” terangnya.**[Acep Shandy]