Bawaslu Segera Putuskan Hasil Kajian Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN

Kota, KORAN SUMEDANG
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumedang, akan segera memutuskan hasil kajian terhadap dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilakukan oleh ASN Kementerian Agama Kabupaten Sumedang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran pada Bawaslu Kabupaten Sumedang, Ade Sunarya mengatakan, pemanggilan Maman Imanulhaq merupakan saksi terakhir yang dilakukan. Setelah sebelumnya meminta saksi ahli dari KPU Sumedang.

"Insyaallah dalam waktu dekat Bawaslu akan memutuskan terkait dengan dugaan netralitas ASN ini. Keputusan tersebut akan diambil setelah rapat pleno pimpinan Bawaslu.  Jika memenuhi unsur pelanggaran, kami akan merekomendasikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN)," terangnya saat dikonfirmasi Korsum, usai melakukan klarifikasi terhadap Maman Imanulhaq, di Kantor Bawaslu Kabupaten Sumedang, Senin (21/1).

Lebih lanjut Ade mengatakan, jika menurut keterangan dari saksi ahli dalam hal ini komisioner KPU Sumedang, itu ada unsur ajakan. Sementara mengacu pada UU ASN nomor 5 tahun 2014, postingan ASN Kemenag berinisial DN tersebut masuk kepada ajakan untuk memilih.

"Kalau memang hasil pleno diputuskan melanggar netralitas ASN. Bukan kewenangan Bawaslu untuk memberikan sangsi. Tetapi kalau memang diputuskan tidak melanggar nanti kasusnya akan diberhentikan. Tetapi kalau memang terbukti melakukan pelanggaran itu akan diberikan ke KASN. Dan nanti hasil dari KASN disampaikan ke pembina ASN, yaitu Bupati Sumedang. Jika Bupati tidak melakukan sanksi atau punishment terhadap ASN yang bersangkutan, nanti pembina kepegawaian yang akan kena sanksi dari KASN," pungkasnya

Sebelumnya Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai PKB Dapil Sumedang, Majalengka dan Subang yang juga Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional Pemenangan Pasangan Presiden Jokowi - Ma'rup Amin, Maman Imanulhaq memenuhi undangan klarifikasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumedang, terkait adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan ASN dari Kementerian Agama (Kemenag).

Menurut Maman, pihaknya sangat mendukung dengan proses yang dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Sumedang.

"Saya sebagai Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional Pemenangan Pasangan Presiden Jokowi - Ma'rup Amin. Tentunya  ingin proses Pileg dan Pilpres ini berjalan tanpa ada keterlibatan dari ASN termasuk pejabat Negara. Oleh karena itu saya datang dari jakarta untuk memenuhi undangan klarifikasi dari Bawaslu," tegasnya

Maman juga menegaskan, pihaknya dari awal selalu meminta terhadap siapapun yang ASN untuk tidak ikut dalam tim  Sekalipun itu saudara.

"Saya selalu berpesan ASN ataupun pejabat negara agar selalu menjaga netralitas ASN. Dan jangan sekali kali menggunakan fasilitas negara yang dipakai untuk calon legislatif ataupun calon presiden," pungkasnya ** [Acep Shandy].
Share on Google Plus

About Koran Sumedang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment