Bawaslu Sumedang Putuskan DN Langgar Netralitas ASN

Kota, KORAN SUMEDANG
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumedang, menyatakan sudah menyelesaikan kasus dugaan netralitas ASN di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumedang. Dimana ASN berinisial DN terbukti telah melanggar UU ASN Nomor 5 tahun 2014 tentang netralitas ASN.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kordinator Divisi Penindakan Pelanggaran pada Bawaslu Kabupaten Sumedang, Ade Sunarya bahwa, keputusan tersebut diberikan pada DN setelah melalui serangkaian proses pemeriksaan dan kajian.

"Kita sudah melakukan klarifikasi terhadap DN, saksi ahli dari KPU dan klarifikasi dari saksi terlapor Maman Imanulhaq. Dan saksi ahli dari KPU Sumedang mengatakan postingan DN di laman Facebook miliknya ada unsur ajakan," tuturnya saat dikonfirmasi Korsum melalui pesan WhatsApp, Kamis (24/1).

Adapun putusan tersebut, lanjut Ade, saat ini sedang dilimpahkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) melalui Bawaslu Jabar.

"Untuk sangsi yang akan diberikan kepada DN merupakan kewenangan KASN. Karena pihaknya tidak berhak memutuskan terkait sangsi," tegasnya

Ade juga mengatakan, terkait pelanggaran netralitas ASN, selain pelanggaran netralitas ASN di Kemenag. Saat ini juga Bawaslu sedang menangani dugaan pelanggaran netralitas ASN UPTD Peternakan dan Perikanan di Kecamatan Tanjungsari.

"Untuk yang ASN Kemenag kita sudah putuskan melanggar. Dan untuk saat ini ditangani, saya belum bisa memberikan pernyataan karena masih dalam proses penanganan," ucapnya

Ade juga menambahkan, dengan adanya penanganan dua kasus pelanggaran netralitas ASN tersebut. Pihaknya menghimbau agar ASN bisa dengan bijak menggunakan media sosial menjelang Pemilu 2019. Bawaslu juga telah memberikan himbauan agar ASN memahami perannya sebagai pelayan masyarakat yang berintegritas.

"Semoga dua kasus ini menjadi pelajaran bagi ASN lain agar tetap bersikap netral di setiap gelaran pesta demokrasi. Dan saya berharap kejadian ini jangan sampai diikuti oleh ASN lainnya yang bekerja di lingkungan pemerintah kabupaten Sumedang," harapnya ** [Acep Shandy].
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment