Diklaim Jadi Rumah Cagar Budaya, Ahli Waris Ancam Gugat Pemkab Sumedang

Kota, Koran Sumedang
Penetapan sepihak rumah  antik  dijalan Geusan  Ulun No. 150 sebagai bangunan
cagar budaya dianggap merugikan ahli waris pemilik rumah. Pemkab  Sumedang menetapkan rumah  antik itu  melalui SK Bupati  nomor :646 /Kep.500/Disparbudpora /2017. Ahli  waris tidak  diberitahu sebelumnya kalau  rumah  itu ditetapkan sebagai bangunan cagar  budaya. Rumah itu milik pribadi tapi saat penetapan  sebagai cagar  budaya tak ada pemberitahuan apalagi izin dan  persetujuan ahli  waris."kata  Jandri  Ginting ,kuasa  hukum  ahli  waris ditempat aktivitasnnya Jumat (26/1/2019).

Dikatakan, akibat  penetapan sepihak Pemkab. Sumedang ,ahli  waris  tidak  bisa  menikmati warisan rumah  tersebut. "Ahli  waris  tidak bisa  menjual rumah  peninggalan itu, "jelasnya

Ia  mengatakan,  pihknya  sudah  mengajukan  keberatan ke  Pemkab  Sumedang dan  meminta  dilakukan pembatalan surat  keputusan penetapan cagar  budaya untuk  bangunan  dan  tanah  itu.  " kami mengajukan surat  kembali atas  Saran pemerintah menjadi  permohonan izin dan  persetujuan pengalihan hak  atas sebidang tanah dan  bangunan Lama  tipe 1,"jelasnya.

Atas pengajuan surat  itu sudah  dilakukan kordinasi tapi  belum  ada keputusan apapun dan  rencannya akan  ada  lagi  pembahahasn."Kami  keberatan rumah  itu  dijadikan cagar  budaya karena  rumah  itu  tak  memiliki sejarah . Rumah  itu  dibagaun  oleh  pemiliknua dengan  banguna  unik  dan  antik untuk  saat  ini. Dulu dikawasan itu banyak  bngunan antik Tapi sekarang sudah  banayk yang  berubah . "jelasnya

Ditambahkan,  rumah  dan  bngunn itu tidak  pernah dijadikan rumah  singgah atau  dijadikan yempay bersejarah untuk  sumedang. Kalau  rumah  singgah  cute nyak dien dibelakanh masjid agumg menmang bisa  menjadi cagar  budaya karena  ada nilai  sejarhnya ,"katanya

Menurutnya ahli  waris tetap meminta pemerintah membatlkan sebagai cagar  budaya." Jika  SK bupati  tidak dicabut , maka kami  selaku kuasa  hukum  ahhli  waris  akan  menempuh jalur  hukum  dengan  menggugat pekab.Sumedang untuk  membatalkan Sk Bupati tersebut, "tegasnya **(F. Arif)
Share on Google Plus

About Koran Sumedang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment