Kota, KORAN SUMEDANG
Para Pejabat pengadaan di Kabupaten Sumedang, ramai ramai
mengembalikan sertifikat ahli pengadaan nasional. Pengembalian sertifikat tersebut disinyalir salah satu cara mereka untuk mengundurkan diri dari jabatannya. karena tidak adanya jaminan keamanan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah terhadap para pejabat pengadaan.

"Kalau dulu kan pejabat pengadaan itu fungsional, jadi dibawah kementrian langsung. sekarang kan tidak dan tidak ada jaminan keamanan dari bupati,"ungkap salahsatu pejabat yang enggan namanya disebutkan.

Ketika akan dikonfirmasi akan hal tersebut, Kepala Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ) pada Setda Kabupaten Sumedang, Fedi Padilah sedang tidak ada ditempat, dan ketika dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp nya tidak juga menjawab, Jumat (4/1).

Sementara itu dikonfirmasi akan hal tersebut Wakil Bupati Sumedang Erwan setiawan, mengaku pihaknya belum mengetahui adanya pengembalian sertifikat oleh para pejabat pengadaan tersebut.

"Saya belum mendengar masalah itu. Dan saya juga tidak tahu atas dasar apa mereka mundur. Apakah karena sudah jenuh atau apa. Tapi kan masih banyak pejabat lain yang bisa menggantikannya," tuturnya saat dikonfirmasi Korsum, Usai mengikuti Sidang Paripurna di Gedung DPRD Sumedang, Jumat (4/1).

Erwan juga mengatakan, seharusnya para pejabat pengadaan tersebut tidak perlu takut dalam melakukan sebuah pekerjaan.

"Kalau semua prosedur diikuti, kenapa mesti takut. Kalau takut berarti selama ini mungkin banyak prosedur yang tidak diikuti. Mereka tidak bisa seenaknya saja mengundurkan diri, dan tidak mungkin setiap ada yang memgundurkan diri kita langsung ACC," tuturnya. ** [Acep Shandy].