Sebarkan Pamplet Dugaan Kongkalikong Seleksi Komisioner KPU Sumedang Akhirnya Kirna L Nana Meminta Maaf

Kota, KORAN SUMEDANG
Kirna L Nana salah seorang peserta seleksi komisioner KPU yang disebut orang pertama yang menyebarkan pamplet terkait adanya dugaan Kongkalikong seleksi Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumedang. Akhirnya meminta maaf secara terbuka kepada Sridiyanto Wijaya dan nama nama para peserta yang tercantum pada pamflet tersebut.

Menurutnya permintaan maaf tersebut, karena dirinya tidak mempunyai maksud untuk mencemarkan nama baik para peserta tersebut yang tertera di pamflet.

"Saya akui, saya salah karena sudah menyebar selebaran pamflet tersebut ke grup WhatsApp para peserta seleksi komisioner KPU. Tadinya saya ingin konfirmasi kebenaran selebaran tersebut. Akan tetapi karena selebaran itu saya kirim di grup WhatsApp, jadi membuat gaduh proses seleksi waktu itu. Bahkan pertemuan  antara Sridiyanto Wijaya dan Panitia seleksi atas nama Yusfitriadi. M,Pd tidak pernah terjadi atau bisa dikatakan Hoax. Kesalahan fatal saya tidak konfirmasi dulu langung ke Pa Sridiyanto Wijaya dan kepada nama nama yang ada diselebaran sebelum di share ke Group WA Peserta," tuturnya pada Korsum, Kamis (17/1).

Kirna juga mengaku bahwa, hubungan baik dengan Sridiyanto Wijaya menjadi buruk akibat ulahnya mengirim selebaran tersebut. "Saya tidak ingin hubungan baik antara saya dan pa Yanto jadi jelek akibat perbuatan saya tersebut. Jadi saya meminta maaf yang sebesar besarnya karena kesalahan saya tersebut," akunya

Kirna juga menegaskan bahwa dirinya tidak tahu asal muasal selebaran tersebut. Karena dirinya mendapatkan dari nomer WhatsApp yang tidak dikenal.

"Abdi mah nampi tinu WA, teu aya namian nomer na ieu  081212676451. Sareng ti ntos ngirim selebaran eta oge, nomerna susah dihubungi. Intinya sekarang saya meminta maaf atas kesalahan yang saya buat. Dan berharap permohonan maafnya diterima oleh Sridiyanto Wijaya dan juga nama nama yang tertera pada selebaran tersebut," pungkasnya

Seperti diberitakan Korsum beberapa waktu lalu muncul selebaran terkait adanya dugaan Kongkalikong Seleksi Komisioner KPU Sumedang. Dimana dalam selebaran tersebut disebutkan adanya pertemuan antara Panitia Seleksi Komisioner KPU dan peserta seleksi yaitu Sridiyanto Wijaya, Mamay Siti Maemunah dan Nurlela. Bukan hanya itu pada selebaran tersebut juga disebutkan bahwa Nama Sridiyanto Wijaya yang akan menjadi Ketau KPU Sumedang. Akan tetapi dari deratan nama yang ada di selebaran tersebut hanya Mamay Siti Maemunah yang menjadi Komisioner KPU Sumedang Periode 2018-2023. ** [Acep Shandy].
Share on Google Plus

About Koran Sumedang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment