Tinjau Langsung Pembangunan Pusat Budaya Sumedang Larang, Begini Pertimbangan Bupati

Rancakalong, Koran Sumedang
Tak mau berlama-lama dengan rencana pembangunan Pusat Budaya Sumedang Larang, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir turun langsung meninjau lokasi pembangunan Pusat Budaya Sumedang Larang di Desa Sukamaju Kecamatan Rancakalong, senin ( 21/01/2019).

Sejumlah pejabat Kepala Dinas PUPR Bambang Iryanto, Kepala Dinas Perumahan, kawasan Pemukiman dan pertanahan Kabupaten Sumedang Gungun Ahmad Nugraha, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan olahraga Kabupaten Sumedang Agus Sukandar, Camat Rancakalong Suherman, Camat Pamulihan Hari Tri Santosa, Para kabid dan para kepala desa se-Kecamatan Rancakalong.

Lokasi Pembangunan Pusat Budaya Sumedang Larang ini masuk dalam wilayah 3 desa di kecamatan Rancakalong yaitu Desa Sukamaju, Desa Sukahayu dan Pamekaran dimana pembangunannya akan dimulai pada tahun 2019 diatas tanah kas desa seluas 3 hektar. Menurut rencana, didalamnya akan dibangun geotheater dan beberapa fasilitas yang menggunakan arsitektur kasundaan serta konten-konten yang mencerminkan budaya sunda .

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, ada pertimbangan dan latar belakang secara historis dengan dipilihnya kecamatan Rancakalong sebagai lokasi pembangunan Pusat Budaya Sumedang Larang yang sudah sejak dahulu telah berkembang bahkan terkenal dengan seni dan budayanya.

Menurut Bupati, dalam menunjang kelancaran pembangunan pusat budaya Sumedang larang, diperlukan persiapan dan perencanaan yang matang dari berbagai pihak. Ia mengatakan, semua unsur yang terlibat harus bersama-sama bersinergi mengawal pembangunannya. mulai dari perencanaan sampai pada pelaksanaan dalam mensukseskan pembangunannya.

“Mari kita dukung dan sukseskan bersama-sama pembangunan pusat budaya sumedang larang ini, intinya semuanya harus kompak dan bersinergi, mulai dari tingkat desa, kecamatan dan SKPD untuk menjaga dan mengawal dalam mewujudkannya. jika ada masalah mari kita selesaikan bersama-sama. Saya tidak ingin suatu hari nanti mendengar ada hal-hal yang menimbulkan permasalahan.

Lanjut dikatakan bupati, dengan dibangunnya pusat budaya ini, ia mengharapkan, dapat menjadi bagian dari upaya untuk melestarikan seni budaya Sumedang dan mengembangkan pariwisata serta mengembangkan ekonomi masyarakat yang pada akhirnya bermuara pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

“Kewajiban kita adalah melestarikan seni budaya sunda. Mudah-mudahan Pembangunan Pusat Budaya Sumedang Larang ini menjadi bagian dari upaya kita dalam melestarikan seni budaya dan mengembangkan pariwisata serta lebih jauh mengembangkan sektor perekonomian masyarakat yang bermuara pada peningkatan kesejateraan masyarakat Apabila ini sudah dibangun dan maju, tentu akan menggerakan ekonomi, banyak tenaga kerja terserap” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Sumedang rencanakan Pembangunan Pusat Budaya Sumedang Larang di Rancakalong

Tak mau berlama-lama dengan rencana pembangunan Pusat Budaya Sumedang Larang, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir turun langsung meninjau lokasi pembangunan Pusat Budaya Sumedang Larang di Desa Sukamaju Kecamatan Rancakalong, senin ( 21/01/2019).

Sejumlah pejabat Kepala Dinas PUPR Bambang Iryanto, Kepala Dinas Perumahan, kawasan Pemukiman dan pertanahan Kabupaten Sumedang Gungun Ahmad Nugraha, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan olahraga Kabupaten Sumedang Agus Sukandar, Camat Rancakalong Suherman, Camat Pamulihan Hari Tri Santosa, Para kabid dan para kepala desa se-Kecamatan Rancakalong.

Lokasi Pembangunan Pusat Budaya Sumedang Larang ini masuk dalam wilayah 3 desa di kecamatan Rancakalong yaitu Desa Sukamaju, Desa Sukahayu dan Pamekaran dimana pembangunannya akan dimulai pada tahun 2019 diatas tanah kas desa seluas 3 hektar. Menurut rencana, didalamnya akan dibangun geotheater dan beberapa fasilitas yang menggunakan arsitektur kasundaan serta konten-konten yang mencerminkan budaya sunda .

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, ada pertimbangan dan latar belakang secara historis dengan dipilihnya kecamatan Rancakalong sebagai lokasi pembangunan Pusat Budaya Sumedang Larang yang sudah sejak dahulu telah berkembang bahkan terkenal dengan seni dan budayanya.

Menurut Bupati, dalam menunjang kelancaran pembangunan pusat budaya Sumedang larang, diperlukan persiapan dan perencanaan yang matang dari berbagai pihak. Ia mengatakan, semua unsur yang terlibat harus bersama-sama bersinergi mengawal pembangunannya. mulai dari perencanaan sampai pada pelaksanaan dalam mensukseskan pembangunannya.

“Mari kita dukung dan sukseskan bersama-sama pembangunan pusat budaya sumedang larang ini, intinya semuanya harus kompak dan bersinergi, mulai dari tingkat desa, kecamatan dan SKPD untuk menjaga dan mengawal dalam mewujudkannya. jika ada masalah mari kita selesaikan bersama-sama. Saya tidak ingin suatu hari nanti mendengar ada hal-hal yang menimbulkan permasalahan.

Lanjut dikatakan bupati, dengan dibangunnya pusat budaya ini, ia mengharapkan, dapat menjadi bagian dari upaya untuk melestarikan seni budaya Sumedang dan mengembangkan pariwisata serta mengembangkan ekonomi masyarakat yang pada akhirnya bermuara pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

“Kewajiban kita adalah melestarikan seni budaya sunda. Mudah-mudahan Pembangunan Pusat Budaya Sumedang Larang ini menjadi bagian dari upaya kita dalam melestarikan seni budaya dan mengembangkan pariwisata serta lebih jauh mengembangkan sektor perekonomian masyarakat yang bermuara pada peningkatan kesejateraan masyarakat Apabila ini sudah dibangun dan maju, tentu akan menggerakan ekonomi, banyak tenaga kerja terserap” pungkasnya.**(F. Arif) 
Share on Google Plus

About Koran Sumedang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment