Wabup dan Sekda Pastikan di Sumedang Hanya Ada Dua Pasar

Kota, KORAN SUMEDANG
Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan dan Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang Herman Suryatman. Memastikan hanya ada dua Pasar di Kabupaten Sumedang yaitu Pasar Sandang dan Pasar Impres.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan mengatakan, keputusan tersebut dilakukan agar permasalahan Pedagang Kaki Lima (PKL) segera dituntaskan dan tidak ada tawar menawar lagi.

"Pasar di Sumedang kota yang resmi dan legal hanya ada 2 yaitu pasar Sandang dan Pasar Impres. Diluar 2 pasar itu adalah ilegal dan PKL yang berjualan tidak pada tempatnya adalah Pedagang gelap, pasang plang di tempat strategis tentang perda dan hukuman berdagang di luar area yang legal. Dan apabila ada yang melanggar langsung di berikan hukuman baik pedagang dan pembeli nya untuk memberikan efek jera," tegasnya saat dikonfirmasi Korsum, usai melakukan rapat bersama perwakilan SKPD terkait permasalahan PKL di ruang Kareumbi IPP Kabupaten Sumedang (22/1).

Erwan juga menginginkan agar para PKL berdagang sesuai pada tempat dan zonasi yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang.

"Jadi untuk pedagang basah seperti sayuran, daging dan makanan pokok lainnya silahkan berdagang di Pasar Impres sementara para pedagang kering seperti pakaian, sepatu, kain untuk berjualan di Pasar Sandang." tuturnya

Erwan juga menginstruksikan, agar  para SKPD yang berwenang untuk segera menyelesaikan permasalahan ini dalam waktu 2 minggu.

"Penataan trotoar, penataan Taman Telor dan permasalahan PKL harus tuntas secepatnya," pungkasnya

Ditempat yang sama Sekda Kabupaten Sumedang, Herman Suryatman mengatakan, ada solusi konkrit untuk mengatasi permasalahan PKL.

"PKL di relokasikan ke tanah toko Subur atau toko Tasik paling lama selama 3 bulan dengan catatan, sambil berjalannya waktu kita juga harus menata yang baik pasar Sandang dan Impres, baik site plan, zonasi, kesehatan dan higienis nya pasar serta tempat parkir nya harus betul-betul disiapkan supaya nyaman kepada semuanya," tuturnya

Selain itu Herman juga menginginkan inovasi yang baru untuk tempat perbelanjaan di Kabupaten Sumedang

"Jadi kita ingin warga Sumedang datang ke pasar itu bukan hanya untuk berbelanja tapi juga bisa untuk berwisata. Kenyamanan, kebersihan dan kesehatan saat berbelanja juga harus kita perhatikan," harapnya

Untuk mewujudkan itu, sambung Herman, pihaknya akan melakukan dengan cara step by step.

"Sehingga nantinya aturan kita tegakan dan tidak ada kegaduhan di kalangan warga pasar. Kami sudah siapkan solusi sementara dan solusi permanen. Tetapi tafsirnya tetap adalah solusi permanen. Dalam artian akan pastikan ada dua Pasar yaitu Pasar Impres dan Sandang. Dan kita juga akan memberikan perlindungan terhadap warga pasar yaitu bagaimana mereka bisa berjualan dengan nyaman dan dengan penghasilan yang memadai," pungkasnya ** [Acep Shandy].
Share on Google Plus

About Koran Sumedang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment