Mantan Camat Rancakalong Suherman Telah Divonis 2 Tahun 6 Bulan Dalam Persidangan Tipikor

Kota, Koran Sumedang.
Buah hasil ngutak ngatik anggaran Kecamatan Tanjungsari ketika menjabat Camat Tanjungsari hingga merugikan keuangan Negara sekitar Rp. 440 juta lebih dan telah diganjar atas perbuatannya di vonis oleh Pengadilan Tipikor Bandung.

“Suherman telah di vonis hukuman 2 tahun 6 bulan dan di potong masa tahanan dengan denda lima puluh juta dalam putusan sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung Rabu (6/2),”ujar Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) pada Kejaksaan Negeri Sumedang Lucky Maulana saat dikonfirmasi Koran Sumedang Selasa (26/2) diruang kerjanya.

Dari kerugian Negara, kata Lucky, sebesar empat ratus empat puluh delapan juta tersebut, saudara Suherman hanya mengembalikan kerugian  Negaranya sebesar dua ratus juta saja.

“Pengembalian kerugian Negara sebesar dua ratus juta, jadi hukuman 2 tahun 6 bulan dipotong masa tahanan dan subsider 1 (satu) bulan artinya penahanan di tambah satu bulan. Terkait dengan kasusnya tersebut Suherman telah mengutak ngatik anggaran Kecamatan Tanjungsari dari periode bulan Oktober 2016 hingga bulan Juli 2017 berdasarkan hasil audit Inspektorat tidak bisa dipertanggung jawabkan sebesar empat ratus empat puluh delapan juta,”tegasnya.

Lebih jauh Lucky menjelaskan, adapun pada yang di gunakan Pasal 3 menyebutkan setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan  diri sendiri atau  orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau karena kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara dipidana seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 20 tahun dan atau denda paling sedikit  50 juta rupiah dan maksimal 1 miliar Undang undang Tipikor.**[Dady]
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment