Riskan, SMPN 2 Tomo Tinggal 2 Meter Lagi Dari Air Sungai Cisaar

Kota, Koran Sumedang.
Sudah sangat memprihatinkan sekali, dampak dari meluapnya air sungai Cisaar karena hujan lebat kemarin mengakibatkan tergerusnya lahan sedikit demi sedikit hingga tinggal kurang lebih 2 meter, kondisi SMPN 2 Tomo terancam.

“Jembatan Cibengkung sudah dapat di lalui kembali karena kerja dan perhatian pak Bupati H.Dony Ahmad Munir cepat tanggap terhadap situasi dan kondisi yang terjadi di warganya, segenap warga mengucapkan terima kasih atas perhatian tersebut,”ujar salah satu guru SMPN 2 Tomo Erwindari saat dikonfirmasi Koran Sumedang  Rabu (13/2) melalui pesan WhatsApp.

Semisal dibiarkan jembatan tersebut, kata Erwindari, untuk siswa dari Cibengkung menuju SMPN 2 Tomo, ada yang menggunakan jalan alternatif dengan menggunakan jalur Cibengkung-Cirendang lalu keluar dari Warungbungur -Darmawangi ( jarak lebih jauh sekitar 5 km) adapula yang tetap melalui jalur jembatan dengan resiko harus melepas sepatu karena menyebrang sungai.

“Namun saat ini, kondisi sekolah SMPN 2 Tomo sudah sangat riskan sekali, bisa dikatakan tiap hujan datang lagi kondisinya sudah terancam, karena jarak air sungai Cisaar dengan sekolah sudah sangat dekat dengan air sungai yang asalnya kurang lebih tujuh meter sekerang tinggal satu meter lebih, kami berharap segera ada bantuan untuk sekolah kami, mengantisipasi kondisi saat ini,”harapnya.**[Dady]
Share on Google Plus

About Koran Sumedang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment