Sosialisasi KPU Kabupaten Sumedang Kepada Masyarakat Dinilai Masih Minim

Kota, Koran Sumedang
Pemilu  tinggal  menghitung hari  namun  sosialisai dianggangap masih  kurang. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat menilai ada masalah sebab KPU masih  minim dalam sosialisasi kampanye Pemilu kepada  masyarakat yang dapat berbuntut pada beberapa insiden pelanggaran kampanye serta  berpotensi Golput. Meski Persoalan sosialisasi kampanye Pemilu itu bukan hanya tanggungjawab Komisi Pemilihan Umum, tapi juga partai politik namun  KPU harus  lebih  gencar lagi  melakukan sosialisi kepada masyarakat.

"Masalahnya hanya sosialisasi masih kurang," kata Ketua anggota DPRD dari Partai Golkar, Yogie Yaman Sentosa , usai konsolidasi kepada  konstituennya di  Sumedang, Senin, 4 Februari 2019.

Yogie merasa  khawatir karena tingkat  pemahaman masyarakat terhadap Pileg, Pilpres dan  pemilihan DPD masih minim akan  mengakibatkan banyaknya angka  Golput  dan tidak  kesesuaian memilih calon.

"Saya  mengkhawatirkan karena sosialisasi dari  KPU masih  kurang akan banyak  yang tidak   mencoblos atau  mencoblosnya asal -asalan mengingat sekarang  kertas  suaranya ada  5 buah yakni, Kertas suara  untuk Pilpres, calon DPD, DPR pusat,  DPRD provinsi dan  DPRD Kabupaten/kota.,"jelasnya

Ditempat  berbeda Selly (33) warga Sukatali  mengakui belum  tahu  jumlah  kertas  suara  pada pemilu  nanti. " Baru  tahu  bulan dan  tanggalnya saja, nyoblosmah  kaping  17 April  2019,ngan kertas  suara  jeung  saha wae  nu  dipilihna teu apal." katanya  dengan  logat  Sunda (6/2/218).

Ia  mengaku belum  pernah  mendengar sosialisai dari  KPU kabupaten." saya  hanya  melihat di  TV saja ,"ujarnya** (F. Arif)
Share on Google Plus

About Koran sumedang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment