Tingkatkan Daya Saing 15 IKM di Sumedang Difasilitasi Sertifikat Halal

Kota, KORAN SUMEDANG
Guna meningkatkan daya saing dalam usahanya, sebanyak 15 Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kabupaten Sumedang mendapatkan fasilitas untuk pembuatan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Perindustrian pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang, Sutisna didampingi Pa Kasi Agro dan Hasil Hutan, Zaini Adlan mengatakan, pada tahun 2019 ini ada 15 IKM di Kabupaten Sumedang yang akan mendapatkan fasilitas untuk mempunyai sertifikat halal.

"Ini merupakan program dari Disperindag Provinsi Jawa Barat. Dimana IKM yang difasilitasi  adalah yang bergerak di bidang kuliner yang sudah memiliki Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) dari Dinas Kesehatan (Dinkes). Dan untuk Kabupaten Sumedang pihaknya walaupun kuotanya hanya 15, tapi pihaknya mengajukan 20 IKM, hal tersebut untuk antisipasi apabila ada yang tidak memenuhi syarat,” ujarnya saat dikonfirmasi Korsum di ruang kerjanya, Jumat (8/2).

Sebelumnya pada tahun 2018, lanjut Sutisna, pihaknya sudah memfasilitasi 20 IKM di Sumedang dan sudah mendapatkan sertifikat Halal.

"Banyak manfaat bagi IKM yang sudah mempunyai halal. Selain bisa lebih PD (Percaya diri) dalam menawarkan produknya, bisa juga dengan mudah memasarkan produknya. Karena saat ini umumnya para konsumen lebih memilih produk yang sudah mempunyai label halal," tuturnya

Sutisna juga menambahkan, selain memfasilitasi IKM untuk mendapatkan sertifikat Halal. Pihaknya juga memberikan pelatihan terhadap para IKM terkait bagaimana mengemas produknya dengan baik.

"Kita juga adakan pelatihan pelatihan untuk cara mengemas produknya, cara memasarkan produk dan juga pelatihan lainnya. Dan mudah mudahan pada tahun ini juga ada program lagi untuk sertifikat Halal. Karena dengan adanya sertifikat halal bisa meningkatkan daya saing bagi para pelaku IKM di Sumedang," pungkasnya

Dampak positif dengan adanya sertifikat Halal dapat dirasakan oleh para pelaku IKM di Kabupaten Sumedang. Salah satunya dirasakan oleh pelaku IKM asal Kecamatan Conggeang, Eli Abriani
yang memproduksi Opak Ujo. 

"Alhamdulillah dampaknya sangat terasa bagi kami para pelaku IKM setelah mendapatkan sertifikat Halal, yaitu bisa menambah omsetnya. Awalnya saya hanya berjualan disekitar Sumedang saja. Sejak mendapatkan sertifikat Halal, saat ini omsetnya terus meningkat. Bahkan untuk pembeli saja saat ini sudah ada dari luar Kota, seperti dari Bandung, Bogor dan Jakarta," ungkapnya.

Selain itu juga, lanjut Eli, dengan omset yang terus meningkat, tentunya saat menambah lapangan pekerjaan. Awalnya saya hanya membuat produksinya cukup dengan dua orang saja. Saat ini saya sudah memperkerjakan delapan orang.

"Jadi peningkatan sangat terasa,  awal produksi hanya bisa laku 50 bungkus satu toko dalam satu bulan, saat ini meningkat 10 kali lipat. Dan yang tadinya hanya laku 50 bungkus dalam satu hari, saat ini bisa dalam satu hari. Dan bukan hanya menambah omset saja. Dampak positifnya juga, saat ini saya bisa menciptakan lapangan kerja. Intinya saya sangat terbantu dengan program dan bimbingan dari bidang perindustrian ini," pungkasnya ** [Acep Shandy].
Share on Google Plus

About Macko

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment