3 Lembaga Pemantau Pemilu Sudah Penuhi Syarat Administrasi di Bawaslu Sumedang

Jatinangor, KORAN SUMEDANG
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumedang, akan
menyatakan hingga saat ini, baru ada 3 Lembaga Pemantau Pemilu yang memenuhi syarat administrasi. Akan tetapi jumlah tersebut dimungkinkan akan terus bertambah, karena ada beberapa lembaga yang sudah mendaftar, tetapi belum melengkapi persyaratan.

"Untuk pemantau pemilu di Kabupaten Sumedang yang sudah memenuhi syarat administrasi baru tiga lembaga yaitu Jaringan Pendidikan Pemilu untuk Rakyat (JPPR), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan Aisyiyah Muhammadiyah Sumedang. Dan 13 Lembaga lainnya yang mendaftar belum melengkapi syarat administrasi," terang Kordiv Penindakan dan Penanganan Pelanggaran, Ade Sunarya didampingi Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Sumedang, Nurhayat, saat dikonfirmasi Korsum, pada disela kegiatan Rapat Kerja Pengawasan Partisipatif Pemilu 2019 dengan Pemantau Pemilu di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor, Kamis (28/3).

Akan tetapi, lanjut Ade, untuk pendaftaran masih terbuka dan masih ada waktu hingga H -7 sebelum 17 April 2019.

"Jadi untuk pemantau pemilu itu jumlah lembaganya tidak dibatasi. Yang terpenting mereka independent dan netral. Selain itu pemantau pemilu juga harus terakreditasi oleh Bawaslu," ucapnya

Adapun tugas dan fungsi dari Pemantau Pemilu, sambung Ade, hampir sama dengan Bawaslu. Hanya saja bagi pemantau pemilu tidak mempunyai kewenangan dalam penindakan dan penyelesaian sengketa.

"Jadi pemantau pemilu hanya memiliki hak untuk melaporkan jika terjadi pelanggaran saat tahapan Pemilu. Seperti yang diatur dalam Peraturan Bawaslu 7 terkait penanganan temuan dan laporan, dimana untuk menjadi pelapor itu adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang mempunyai hak pilih, penyelenggara pemilu dan Pemantau Pemilu," terangnya.

Ade juga menambahkan, untuk pemantau pemilu sebenarnya dari semua tahapan Pemilu bisa dipantau. Hanya saja untuk saat ini, para pemantau pemilu baru bisa berkontribusi ditahapan kampanye hingga nanti pasca hari H pencoblosan.

"Untuk Pemantau Pemilu nantinya harus menyampaikan program rencana kerja pemantauan dan hasil pemantauannya setelah berakhirnya tahapan Pemilu atau setelah pemungutan, perhitungan suara dan rekapitulasi perhitungan suara," tandasnya **[Acep Shandy].
Share on Google Plus

About Koran Sumedang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment