Kota, KORAN SUMEDANG
Sejak diluncurkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada Januari 2019 lalu. inovasi baru layanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Samsat J'bret (Jawa Barat Ngabret) banyak diminati oleh wajib pajak di Kabupaten Sumedang. Karena layanan Samsat J'bret ini, para wajib pajak bisa melakukan pembayaran PKB secara online melalui aplikasi yang dinamai 'Sambara', tanpa harus antre panjang di kantor Samsat.

Menurut Kepala Pusat Pengelola Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Kabupaten Sumedang, Ateng Kusnandar mengatakan, saat ini layanan Samsat J'bret ini telah mempermudah para wajib pajak di Kabupaten Sumedang. Dan sejak inovasi ini diluncurkan, antusias wajib pajak terhitung sangat baik hingga bisa menorehkan prestasi.

"Alhamdulilah, sejak diluncurkan Januari lalu, hingga Februari kemarin, Sumedang masuk 3 besar pengguna pelayanan pembayaran Samsat J'bret setelah Soreang dan Kab. Tasikmalaya," ujarnya saat dikonfirmasi Korsum di ruang kerjanya, Senin (25/3).

Adapun jumlah wajib pajak yang menggunakan Samsat J'bret di Kabupaten Sumedang mencapai 4.285 wajib pajak.

"Aplikasi yang dominan digunakan wajib pajak di Sumedang yaitu, Tokopedia, itu sekira 3.366 wajib pajak, Bukalapak, 245 wajib pajak, Indomaret 302 wajib pajak, dan Alfamart sebanyak 272 wajib pajak. Jadi memang disambut baik, karena untuk membayar PKB lebih gampang dan mudah, dimana pun berada tanpa harus antre," terangnya

Sementara untuk para wajib pajak yang telah melakukan pembayaran via online atau menggunakan Samsat J'bret, lanjut Ateng, tidak perlu merasa cemas untuk mengantre.

"Jadi jangan takut ngantre, karena pihak Samsat sudah mempersiapkan dengan antrian khusus," ucapnya

Masih kata Ateng, Wajib pajak yang menggunakan Samsat J'bret, usai melakukan pembayaran via gerai modern atau e-commerce. Nantinya akan diarahkan ke kantor Samsat terdekat atau Polsek sekitar yang bisa mencetak Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD). Untuk Polsek yang bisa mencetak SKPD di Sumedang, diantaranya Polsek Darmaraja dan Polsek Tomo. Atau juga bisa mencetak di Samsat Keliling, Samsat outlet Jatinangor atau Samsat Masuk Desa di Desa Situmekar Kecamatan Cisitu.

"Setelah dibayar, nanti wajib pajak akan menerima struk (bukti pembayaran). Struk itu silahkan dibawa ke kantor Samsat terdekat untuk dilakukan pencetakan SKPD dan validasi STNK berikut tanda bukti pelunasan kewajiban pembayaran (TBPKP) untuk satu tahun kedepan." jelasnya.

Ateng juga menambahkan, yang perlu diketahui masyarakat juga yaitu dengan diberlakukannya UU Nomer 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan. Dimana STNK sudah habis masa berlakunya dan dua tahun tidak dilakukan perpanjangan, maka data kendaraan bermotor akan dihapus dari data regiden di Samsat.

"Jadi jumlah kendaraan di Kabupaten Sumedang, terdapat 53.332 kendaraan bermotor
terdiri roda dua dan roda empat yang akan dihapus dari data regiden di Samsat. Itu sudah dilaporkan ke Polda Jawa Barat tinggal menunggu penghapusan. Akan tetapi sebelum dihapus pihaknya sudah memberikan pemberitahuan hingga tiga kali," tegasnya. ** [Acep Shandy].