Tomo, KORAN SUMEDANG.
Akibat hujan lebat tadi sore Desa Marongge dusun Nagrak Banjir Akibat meluapnya sungai Sarwadon yang berada diwilayah Desa Darmawangi.
   
“Hujan lebat tadi sore lingkungan dusun kami kebanjiran, warga yang jadi korban banjir kurang lebih 400 kepala keluarga, kerugian materi sudah jelas pasti besar belum bisa diprediksi karena kondisi satu dusun ini air masih meluap,”ungkap bapak Radinta penduduk di Dusun Nagrak saat dikonfirmasi Koran Sumedang Rabu (27/3).
   
Ia melanjutkan, sampai saat ini belum ada bantuan dari pemerintah setempat, warga berjibaku saling membantu menyelamatkan barang masing masing.
   
“Kami masih bersyukur tidak ada korban jiwa, hanya jelas materi dan sarana infrastruktur menjadi kerugian warga kami, kurang lebih 400 kepala keluarga sampai saat ini kami masih mengatasi banjir,”imbuhnya.
   
Dikatakan Radinta, tidak hanya di dusunnya bahkan Banjir di SMPN 1 Tomo akibat meluapnya sungai cijengkol jadi Korban.
   
“Sampai saat ini air di pemukiman dusun Nagrak berangsur angsur surut hanya di jalan gang pintu masuk masih terendam sampai dengan 60 cm, sehingga terdapat kerusakan diantaranya, Jalan raya sebagian aspal terkelupas, Jalan rabat beton dusun Nagrak rusak parah, Tanaman padi terdapat kerusakan. Satu unit sepedah motor rusak dikarenakan memaksa arus air di jalan raya sehingga sempat terseret 10 meter ke kebun warga dan Gabah milik warga hanyut enam karung,”katanya.**[Dady]