Kota, KORAN SUMEDANG
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ketenagakerjaan diharapkan dapat memberi manfaat lebih baik untuk para pekerja, terutama pekerja yang menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan. Untuk mendorong percepatan perwujudan hal tersebut maka perlu adanya sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan SKPD terkait, termasuk para Kepala Desa dan Lurah.

Hal tersebut dikatakan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, atas nama Kepala Daerah, tentunya menyambut baik program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para Kepala Desa, RT dan RW. Karena menurutnya program ini sangat besar manfaatnya termasuk bagi masyarakat yang sebagian besar adalah pekerja.

"Dengan adanya sosialisasi ini kita bisa mengetahui akan arti pentingnya jaminan sosial, untuk RT dan RW. Setelah mengetahui dan memahami, selanjutnya akan dieksekusi melalui kebijakan desanya masing-masing. Sehingga para Kepala Desa, RT dan RW memiliki jaminan sosial baik itu jaminan kecelakaan, kematian, hari tua dan pensiun" ujarnya pada saat memberikan sambutan dalam acara Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Bagi Kepala Desa dan Kelurahan se-Kabupaten, di Aula Tampomas IPP, Rabu (27/3) 

Ditempat yang sama Kabid Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Hoerul S.Sos,M.Si mengatakan tujuan utama dari BPJS Ketenagakerjaan tentunya adalah memberikan jaminan dan perlindungan sosial bagi pekerja di seluruh Indonesia, dengan adanya jaminan dan perlindungan sosial, tentunya para pekerja juga akan merasa aman.

"Saat ini DPMD telah memfasilitasi kepesertaan Aparatur Desa dengan jumlah desa yang terdaftar sebanyak 224 desa dan 2.319 Kepala Desa dan Aparaturnya" ucapnya.

Hoerul juga menjelaskan terdapat empat program mendasar yang memiliki manfaatnya masing-masing telah diikuti oleh Aparatur Desa. Sama halnya dengan BPJS ketenagakerjaan yang juga menetapkan iuran yang harus dibayar tiap bulannya.

"Program Jaminan Hari Tua (JHT), iuran yang harus dibayar adalah sebesar 5,7 persen dari total gaji, rinciannya adalah sebanyak 3,7 persen ditanggung oleh pemberi kerja, sedangkan 2 persen ditanggung oleh peserta. Sementara itu untuk Program Jaminan Kecelakaan (JKK) iuran yang wajib dibayar untuk JKK adalah 0,24 persen hingga 1,74 persen, iuran untuk JKK sepenuhnya merupakan tanggung jawab pemberi kerja. Selanjutnya untuk Program Jaminan Kematian (JKM) iuran yang harus dibayar untuk peserta penerima upah sebesar 0,3 persen dari total gaji, sedangkan untuk peserta bukan penerima upah sebesar enam ribu delapan ratus rupaih. Yang terakhir merupakan Program Jaminan Pensiun, iuran yang harus dibayar sebesar 3 persen dari total gaji yang diberikan, rinciannya 2 persen ditanggung pemberi kerja dan 1 persen ditanggung oleh pekerja" paparnya.

Hoerul menambahkan bahwa sebagian besar Aparatur Desa sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 83 persen atau 224 Desa, dan Desa yang sudah memberikan jaminan kesejahteraan melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi RT dan RW baru satu Desa, yaitu Desa Margaluyu Kecamatan Sumedang Selatan.

"Sementara Aparat Desa yang sudah menerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan yaitu keluarga Alm. Bapak Deni Juanda, Sekdes Desa Cikoneng Kulon Kecamatan Ganeas" pungkasnya.

Sementara itu Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sumedang, Rizal Dariakusumah mengatakan, kalau untuk perangkat desa itu sudah mencapai 83 persen yang sudah memberikan jaminan kesejahteraan melalui BPJS.

"Saat ini kita ingin memberikan sosialisasi atau pemahaman terkait program BPJS Ketenagakerjaan  terhadap kepala desa. Sehingga mau memberikan perlindungan terhadap kesejahteraan RT dan RW," terangnya

Rizal juga menambahkan, BPJSTK Kabupaten Sumedang, saat ini ingin memberikan rasa aman, nyaman dan memberikan rasa kepastian adanya perlindungan.

"Mungkin saja kan ada kepala desa yang belum memahami program BPJSTK pada sosialisasi sebelumnya. Makanya hari ini kita berikan lagi sosialisasi," ujarnya

Rizal berharap, melalui sosialisasi ini kedepannya untuk RT dan RW di Kabupaten Sumedang bisa mendapatkan jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan.
"Saat ini baru ada satu desa yang ikut BPJS Ketenagakerjaan yaitu Desa Margaluyu Kecamatan Sumedang Selatan," tandasnya **[Acep Shandy].