Diduga Reses Anggota DPRD Jadi Ajang Kampanye

Kota, Koran Sumedang
Baru - Baru ini  salah  seorang anggota  DPRD melakukan Reses. Namun  dalam  kegiatan  tersebut  diduga  dijadikan ajang  kampanye oleh orang  yang bersangkutan dan  hal  tersebut dinilai  merupakan suatu  bentuk pelanggaran.

Menurut  ketua  Panwascam  Jatinangor Obi Haliman anggota Dewan legislatif yang memanfaatkan Reses jadi ajang kampanye terancam pidana 2 tahun penjara. " Kami mempertanyakan kegiatan reses yang dilakukan oleh caleg Petahana Provinsi Jawa Barat Bapak Untung dari partai Golkar Dapil IX Subang Majalengka Sumedang. Dalam Kegiatan reses tersebut di campur adukkan dengan Kegiatan Sosialisasi Pemilu yang esensi dari sosialisasi tersebut terkesan berkampanye Karena membagikan atribut caleg (Kalender)." katanya  Jumat,(1/3) ditempat aktifitasnya.

Ia  mengaku sudah  menerima  laporan  dari  masyarakat dan  akan  segera ditindak lanjuti.

"Sesuai laporan dan masukkan dari masyarakat yang hadir dalam reses tersebut, mereka mempertanyakan "kenapa diacara reses kok ada kampanye nya". Jelasnya

Lebih  jauh  Obi  mengatakan pihaknya sedang  mengumpulkan data. "Mengenai pelanggaran reses tersebut Hal ini masih dalam pengkajian dan pengumpulan data-data. Bila terbukti bahwa tidak ada regulasi yang mengatur membolehkannya acara reses dicampur adukkan dengan sosialisasi pemilu yang esensinya kampanye. Maka, anggota DPRD yang memanfaatkan masa reses dengan kampanye melanggar pasal 280 ayat 1 huruf h dan pasal 521 UU 7 tahun 2017 sanksinya 2 tahun penjara dan denda 24 juta karena reses menggunakan fasilitas / anggaran negara.

"Ketika bukti sudah lengkap maka akan saya ajukan ke bawaslu Kabupaten Sumedang untuk di proses oleh sentra Gakkumdu."Tegasnya

Ketua Panwascam Jatinangor juga mengimbau, agar anggota DPRD Kabupaten Sumedang dan Provinsi juga  pusat dapil IX SMS, tidak memanfaatkan masa reses dengan kampanye untuk Pemilu 2019.

"Kami menghimbau supaya  nggota Dewan  utuk  patuh terhadap  aturan padaesaat meakukan reses dan  meminta kerjasama dengan masyarakat agar reses anggota dewan dikawal bersama-sama dan untuk melapor jika ada indikasi kampanye dalam reses tersebut." pungkas  Oby

Ditempat  terpisah komisioner Panwaskab Sumedang Bidang  penidandakan  Ade  Sunarya  menunggu  hasil  kerja Panwaskam  tersebut " Saya  memang  sudah  mendengar dugaan pelanggaran  tersebut  dan  secepatnya saya  menunggu laporan  dari  Panwascam Jatinangor," jelas  Ade Sunarya **(F. Arif)

Posting Komentar

0 Komentar