Hadiri Harlah PPP, ASN terancam Pidana Pemilu

Kota, Koran Sumedang
Hadir  dalam  Harlah  PPP ke  46 salah seorang  pejabat ASN dilingkungan Pemkab  Sumedang terancam sanksi pidana pemilu . Hal  tersebut  disampaikan komisoner  Panwaskab Sumedang bidang  Hukum  dan  penindakan Ade  Sunarya Ahad  (3/3) ditempat aktivitasnya.

Dikatakan Ade  Sunarya bahwa aturan dan  ketentuan bagi  ASN, TNI Dan Polri hingga  perangkat  desa sudah  jelas batasannya.

"Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum, Ketentuan Pidana Pemilu Pasal 494 Setiap aparatur sipil negara, anggota Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, kepala desa, perangkat desa, dan/atau anggota badan permusyawaratan desa yang melanggar larangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 280 Ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp 12.000.000,00 (dua belas juta rupiah)." jelasnya

Ia  mengatakan ASN  yang  menghadiri kegiatan tersebut  mengarah  kepada politik praktis.

*Saya rasa kegiatan Hari Lahir PPP ke 46 yang dilaksanakan pada 3 Maret 2019 di Aula Asia Plaza adalah kegiatan pengurus dan kader PPP, serta dilihat dari susunan acara sudah mengarah pada kegiatan politik praktis menghadapi Pemilu 2019. Jadi, tidak dibenarkan ASN menghadiri kegiatan tersebut dan meski kegiatan tersebut  pada hari  libur  tapi tidak  berlaku bagi ASN." Ujarnya

Ia mengaku masih menunggu  laporan  petugas  dilapangan.

"Kami akan melihat kondisi faktual di lapangan, karena petugas kami dari Panwaslu Kecamatan Sumedang Utara melakukan pengawasan di lapangan. Kami akan pelajari terlebih dahulu hasil pengawasan mereka, jadi belum menentukan kesimpulan, namun kiranya ada dugaan pelanggaran pidana Pemilu." pungkasanya

Seperti diketahui Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Sumedang memperingati Hari lahir (Harlah)  yang ke - 46 Partai Persatuan Pembangunan (PPP), di Graha Asia Plaza Sumedang, Ahad (3/2/2019).

Harlah ke-46 dengan mengusung tema "Memperkuat Izul Islam wal Muslimin  Untuk Indonesia Maju" diisi dengan pembacaan ikrar dan penandatanganan Fakta integritas para kader PPP sebagai bentuk komitmen politik PPP dalam pemberantasan korupsi.

Harlah dihadiri Ketua Umum PPP Ir. H. Romahurmuziy, ST (Gus Romi), Wakil Sekjen PPP Hj. Ratih Sanggarwati, Sekretaris Ketua DPW PPP Jawa Barat Pepep Saeful Hidayat, Ketua Kaderisiasi (OKK), Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, Ketua DPC PPP Sumedang, para Calon anggota Legislatif, pimpinan PAC PPP di 26 Kecamatan se-kabupaten Sumedang serta ribuan kader dan Simpatisan PPP.**(F. Arif)

Posting Komentar

0 Komentar