Kota, KORAN SUMEDANG
Mantan Kepala Dinas Koperasi UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumedang, H. Dicky Rubiana telah divonis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung dalam persidangan Kamis (21/3), terkait korupsi pembangunan Pasar Wado yang merugikan keuangan Negara di atas satu miliar rupiah.
Dikonfirmasi Koran Sumedang, Kepala Seksie Pidana Khusus pada Kejaksaan Negeri Sumedang, Lucky Maulana, yang didampingi Jaksa Penuntut Umum Pidsus, Erwin, mengatakan, bahwa putusan hakim sudah jelas terpidana Dicky Rubiana telah divonis satu tahun oleh hakim Tipikor Bandung kemarin.
 “Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terjadap Dicky Rubianan adalah satu tahun enam bulan karena sudah melakukan pengembalian kerugian Negara sebesar Rp 200 juta, dan denda Rp 50 juta Subsider tiga bulan,”ungkap Kesie Pidsus, Senin (25/3), di ruang kerjanya.
Dikatakan Lucky, atas putusan hakim, pihak terdakwa telah menerimanya atas putusan tersebut, artinya tidak ada upaya untuk naik banding.
“Setelah tuntutan JPU, hakim Tipikor telah memvonis dalam persidangan kepada terdakwa Dicky Rubianan dengan masa tahanan satu tahun dan denda lima puluh juta subsider satu bulan,” jelasnya.
Lebih jauh Lucky menjelaskan, adapun pasal yang digunakan yakni Pasal 3 Undang-undang Tipikor bahwa setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan  diri sendiri atau  orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau karena kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara dipidana seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 20 tahun dan atau denda paling sedikit  50 juta rupiah dan maksimal 1 miliar Undang-undang Tipikor.**[Dady]