Kota, Koran Sumedang
Buntut kehadiran Kepala dinas  DPMPTSP Ade  Setiawan di  kegiatan Hari Lahir (Harlah) ke-46 PPP di  Asia Plaza beberapa waktu  lalu. Ketua panita berlambang Kabah, Nina ikut dimintai  klarifikasi  oleh  Bawaslu Sumedang Selasa (19/3).

Menurut komisoner  Bawaslu Sumedang bidang  penindakan pelanggaran Ade  Sunarya mengatakan,  bahwa ketua  panitia Harlah  Nina Marlina memenuhi undangan Bawaslu tepat pukul 10.30 Wib." Ibu  Nina datang  tepat  waktu sekitar pukul 10.30  hingga  pukul  12.00 dan beliau koperatif dengan 24 pertanyaan yang kami  Akutan terkait  dengan  kegiatan  tersebut." jelasnya ditempat  aktifitasnya

Lebih jauh ia menjelaskan hasil  dari klarifikasi ini akan selanjutnya  akan  dilaporkan kepada pimpinan  dan  meminta pendapat KPU  sebagai  ahli." Baru  klarifikasi tahap  dua  belum   sampai  ke  komisi  ASN  seblelum  rapat  ke  pembahasan  ke  3. Jadi  ada  Dua  dugaan  pelanggaran yakni dugaan  pidana 
Pemilu  dan  UU tentang netralitas ASN jika  temuanannya nanti   pidana  pemilu  maka akan  siaerhkan ke  Gakumdu sedangkan  kalau kasus  netalsitas UU ASN akan  dibahas  terlebih dahulu  di  Bawaslu untuk  kemudian memenuhi unsur maka akan di  laporkan  ke komisi  ASN."Tegasnya

Dimintai tanggapannya usai  memberikan klarifikasi Nina mengaku tidak  pernah  baik lisan  maupun  tulisan mengundang kepala  dinas  BPMPT di acara  Harlah PPP beberapa waktu  lalu."

Kami  pihak  panitia tidak  mengundang ASN dan  kepala  dinas  manapun, dan  hanya  mengundang partai  dan  simpatisan partai. Saya juga  tidak  tahu maksud kedatangan kadis  tersebut  bahkan  saya  sebelumnya sudah  menginstruksikan  kepada pihak keamanan  supaya  tidak  memperkenankan  masuk  selain  tamu yang diundang."Jelasnya

Dengan  kejadian ini lanjut  Nina,
 ia  menyerahkan  sepenuhnya ke Bawaslu sesuai  aturan yang berlaku. Pasalnya pihak  panitia  sudah berusaha  mematuhi aturan yang ada dan meminimalisir segala  bentuk  pelanggaran. " Ujarnya usai  memberikan klarifikasi  di  kantor  Bawaslu Sumedang Selasa (19/3).

Sebelumnya diberitakan  diduga melanggar netralitas ASN, Kepala DinasPenanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumedang Ade Setiawan dimintai klarifikasi oleh  Bawaslu Sumedang selama 3 jam, Jumat (15/3/2019) lalu.

Ade Setiawan tiba kantor Bawaslu Sumedang di kompleks Bundaran Binokasih, Kelurahan Regol Wetan, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pukul 14.00 WIB.

Ade keluar dari ruangan kantor Bawaslu Sumedang pukul 18.00 WIB.

Kedatangan Ade Setiawan memenuhi panggilan Bawaslu Sumedang terkait keikutsertaan dirinya dalam Harlah ke-46 PPP pada Ahad , 3 Februari 2019, lalu.**(Fathul Arif)