Perempuan Harus Jadi Pemilih Cerdas dan Faham Peraturan Pemilu

Kota, KORAN SUMEDANG
Guna terwujudnya Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, yang berkualitas, aman, kondusif dan sejuk. Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sumedang, melakukan sosialisasi peraturan Pemilu terhadap tokoh perempuan se Kabupaten Sumedang, di Gedung Islamic Center Sumedang, Selasa (19/3).

Menurut Kepala Kesbangpol Kabupaten Sumedang, Yayah Rohayah Atang mengatakan, tujuan diadakannya sosialisasi peraturan Pemilu ini merupakan salah satu upaya pemerintah kabupaten Sumedang, untuk mengembangkan kehidupan Demokrasi dan meningkatkan partisipasi pada Pemilu 2019.

"Sosialisasi ini dilaksanakan karena pemerintah daerah ini mempunyai kewajiban, sesuai dengan UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu dan UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Jadi sosialisasi ini merupakan amanat dua Undang undang tersebut," ujarnya saat dikonfirmasi Korsum, disela sela kegiatannya di Islamic center.

Adapun tujuan sosialisasi pada pemilih perempuan atau tokoh perempuan ini, lanjut Yayah, karena perempuan mempunyai peran dilapangan dalam memberikan pendidikan kepada masyarakat dalam berbagai aspek. Khusus pada Pemilu 2019 ini, diharapkan para perempuan diharapkan memberikan sosialisasi dengan apa yang disampaikan pada sosialisasi peraturan Pemilu ini.

"Pemilih Perempuan di Kabupaten Sumedang ini mencapai 50% lebih, kalau mereka tidak diberikan sosialisasi untuk menjadi pemilih yang cerdas, yang faham akan aturan. Potensi yang besar ini, dikawatirkan menjadi pemilih yang asal. Jadi kita sosialisasi supaya mereka menjadi pemilih yang Cerdas dan menjadi duta duta sosialisasi di lingkungannya," tegasnya

Yayah berharap, para peserta menjadi duta duta sosialisasi peraturan Pemilu, dan menjadi sebagi kepanjangan tangan dari pemerintah untuk turut mensosialisasikan semua peraturan Pemilu pada Pemilu 2019 ini.

"Perempuan harus bisa berkiprah dalam berbagai bidang. Untuk itu pada sosialisasi saat ini pihaknya mengundang perempuan yang tergabung dalam BPD, LPM, PKK dan para tokoh perempuan," ucapnya.

Yayah juga menambahkan, dengan sosialisasi yang dilakukan saat ini, bisa terus meningkatkan partisipasi atau mempertahankan partisipasi yang sudah dicapai pada Pilkada 2018 yaitu 80,60 %.

"Di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumedang, kita ditargetkan oleh Bupati, untuk partisipasi pada Pemilu 2019 ini 80,65. Sedangkan target rata rata Pusat yaitu 77%. Dengan modal partisipasi pada Pilkada 2018 yang mencapai 80,50 %. Tentunya kita harus optimis dengan sosialisasi yang sudah dilakukan ke berbagai pihak. Dan sebelumnya kita juga melakukan sosialisasi peraturan Pemilu terhadap pemula untuk Pontren," tandasnya.

Pada kegiatan sosialisasi peraturan Pemilu dengan tema "Dengan Sosialisasi Peraturan Pemilihan Umum, Kita Wujudkan Pemilu yang Berkualitas, Aman, Kondusif dan Sejuk" menghadirkan nara sumber dari Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten, Dadang Priatna, Kepala Kesbangpol Kabupaten Sumedang serta Kepala Bidang Poldagri Kesbangpol Provinsi Jawa Barat, Nih Srimurni. ** [Acep Shandy].
Share on Google Plus

About Koran Sumedang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment