Kota, KORAN SUMEDANG.
Semakin hangat saja dikalangan para pejabat selalu jadi perbincangan kapan akan dilaksanakan Rotasi, Mutasi dan Promosi Jabatan tersebut. Dari hasil penelusuran Koran Sumedang dan informasi yang dihimpun, berbagai trik dan intrik dengan jurus jurus yang bisa membeli hati Bupati dan Wakil Bupati agar keinginannya terakomodir dikerahkan dalam rangka penyelamatan jabatannya atau menginginkan jabatan barunya.
   
Terkait hal tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Sumedang akankah komitmen dengan janjinya? Bahwa tidak ada wani piro?, ataukah Bupati dan Wakil Bupati Sumedang akan mengedepankan professionalisme bukan kepentingan?, semua ada ditangan penguasa, nasib Sumedang kedepan.
   
Dikonfirmasi Koran Sumedang Kepala BKPSDM Kabupaten Sumedang H.Endi Ruslan mengatakan soal Mutasi, Rotasi dan Promosi Jabatan itu adalah kewenangan Bupati Sumedang dan sudah jelas bahwa setelah Pemilihan Presiden (Pilpres) Mutasi, Rotasi dan Promosi jabatan akan dilaksanakan.
   
“Mutasi, Rotasi dan Promosi Jabatan akan dilaksanakan setelah Pilpres nanti, mengingat bahwa Bupati Sumedang patuh terhadap aturan didalam Undang-undang Nomor 7 tahun 2016 mengatakan enam bulan diakhir jabatan dan enam bulan setelah dilantik Bupati dilarang untuk melakukan Mutasi, Rotasi dan Promosi jabatan,”jelas H.Endi Ruslan saat dikonfirmasi Koran Sumedang Senin (11/3) diruang kerjanya.
   
Mutasi, Rotasi tersebut, kata H.Endi Ruslan, tidak akan sekaligus melainkan bertahap dan Rotasi mutasi serta Promosi jabatan akan dilakukan, namun tidak dengan SOTK baru.**[Dady]