Bawaslu Terima Dua Pengaduan Soal KPU Terkait DPT

Kota, KORAN SUMEDANG
Terkait rekomendasi dari Bawaslu Kabupaten Sumedang tentang tidak ditindaklanjutinya 1900 warga yang memiliki hak pilih untuk masuk dalam DPT, padahal secara sah bisa. Atas hal tersebut, Toni S Liman dan Asep Surya Nugraha telah melaporkan KPU Kabupaten Sumedang ke Bawaslu Sumedang.

“Bawaslu Kabupaten Sumedang telah menerima dua buah laporan atas nama Toni Supriyanto Liman dan Asep Surya Nugraha. Mekanisme dan prosedur penanganan laporan dugaan pelanggaran Pemilu,” kata Anggota Bawaslu Kabupaten Sumedang Bidang Penindakan Pelanggaran Pemilu, Ade Sunarya, saat dikonfirmasi Koran Sumedang, Jumat (12/4), melalui pesan WhatsApp.

Ia melanjutkan, Dasar hukumnya adalah Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum, Peraturan Bawaslu Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2018 Tentang Penanganan Temuan dan Laporan Pelanggaran Pemilihan Umum.

“Kami anggota Bawaslu akan segera melakukan kajian awal untuk menentukan keterpenuhan syarat formil dan materil, jenis pelanggaran, diregister atau tidak, pelimpahan, dan menyatakan laporan telah ditangani oleh Bawaslu,” ungkap Ade.

Ade menjelaskan, Ada empat jenis pelanggaran Pemilu yaitu pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu, pelanggaran administratif, pelanggaran tindak pidana Pemilu, dan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan lainnya.**[Dady]

Share on Google Plus

About Koran sumedang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment