Jalan Talun Langganan Macet, Pemkab Sumedang Diam

Sumut, KORAN SUMEDANG.
Jalan Talun Kecamatan Sumedang Utara kerap kali menjadi langganan macet, kondisi jalan sempit, hampir tidak ada Sempadan Jalan atau Garis sempadan jalan (GSJ) adalah garis batas pekarangan terdepan. GSJ merupakan batas terdepan pagar halaman yang boleh didirikan. Oleh karena itu biasanya di muka GSJ terdapat jalur untuk instalasi air, listrik, gas, serta saluran-saluran pembuangan, apalagi trotoar.
   
“Sudah menjadi langganan di Jalan Talun kemacetan kerap terjadi, dari mulai satu mobil parkir saja pasti macet, apalagi di Jalan Talun sekarang ini mulai ramai dengan pedagang, otomatis meni heurin usik pisan, tapi anehnya, tak satupun pemerintah untuk mengatasi kemacetan ini,”ungkap Hendra salah satu warga Talun saat dikonfirmasi Koran Sumedang Jumat (5/4) di kediamannya.
   
Ia melanjutkan, kebisingan mah sudah biasa, tapi satu hal soal macet jadi bikin pusing, Kota Sumedang teh kota kecil tapi pengaturan Tata Kota nya dari dulu tidak berubah hampir tidak ada perubahan.
   
“Mau pemimpin manapun juga tetap tidak ada perubahan, kendaraan makin banyak tiap tahun, baik motor ataupun mobil tapi kondisi jalan tidak berubah, dampaknya ya macet, apa memang Hal ini dibiarkan? Apa tidak ada solusi untuk jalan Talun di benahi? Semisal jalannya di perlebar, punya nyali untuk membebaskan lahannya? Atau di satu arahkan?, apa memang akan dibiarkan seperti ini?,”tanya Hendra.
   
Dikatakan Hendra, Dirinya (Hendra) hingga saat ini belum mengerti kemana arahnya pembangunan di Kabupaten Sumedang itu?, Kota Kecil sepertinya enggan untuk menata, apa yang jadi prioritas, akan bangga meren reueus Mun kota Sumedang geus tertata rapih, Asri, pasti bisa menarik pengunjung untuk datang ke kota Sumedang kan itu inkam untuk Sumedang.**[Dady]
Share on Google Plus

About Koran Sumedang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment