Kota, KORAN SUMEDANG
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang memastikan
Gebyar Sosialisasi Pemilu besar-besaran yang akan dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu (6-7/4) yang juga bertepatan dengan Kegiatan Kampanye BPN Prabowo-Sandi itu hanya kebetulan saja.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua KPU Kabupaten Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi bahwa, acara kampanye Paslon dilakukan di tempat berbeda yakni di sekitar Taman Endog, ditambah rute yang dilalui berbeda jauh dan tidak akan ada titik pertemuan antara peserta KPU Run dengan masa kampanye 02.

"Kalau untuk pasangan calon 02 itu di Taman Endog sampai Pacuan Kuda, sedangkan kita di Alun-alun. Untuk menjaga supaya tidak ada gesekan-gesekan, setiap belokan kita siagakan petugas dari Dishub maupun Kepolisian supaya steril dari peserta lainnya," ujarnya saat dikonfirmasi Korsum, Jumat (4/4).

Ogi juga memastikan, terkait dengan waktu yang berbarengan, dengan kampanye pasangan 02 yang akan dilaksanakan pada Minggu (7/4), itu hanya kebetulan saja.

"Untuk ijin peminjaman Alun-alun sumedang, kita sudah jauh-jauh hari diajukan. Dan program ini juga sudah lama diajukan, karena ini program nasional. Kalaupun BPN menggunakan metode yang sama pada saat kampanye, kita tidak tahu," terangnya.

Sementara untuk kegiatan gebyar sosialisi ini, lanjut Ogi, merupakan puncak Gebyar Sosialisasi Akbar yang diselenggarakan serentak secara nasional untuk menyampaikan pesan-pesan tentang Pemilu kepada masyarakat.

"Gebyar Sosialisasi ini akan diisi oleh dua acara untuk menghibur sekaligus mengingatkan kepada masyarakat tentang waktu Pemilu 2019 yang akan diselenggarakan pada 17 April 2019 mendatang. Yaitu Konser Musik Pemilu pada hari Sabtu (6/4) dan KPU RUN pada hari Minggu (7/4) di Alun-alun Sumedang," ujarnya

Ogi juga menuturkan, untuk konser musik dipastikan akan diisi oleh grup band Nineball featuring Yana Marvel. Pada kesempatan itu pihaknya berharap bisa menyasar segmen pemilih muda milenial atau pemilih pemula. Selain sebagai hiburan masyarakat di sela-sela MC menyampaikan pesan-pesan berkaitan dengan Pemilu.

"Tentunya selain menyampaikan tentang kepemiluan, juga akan disampaikan mengenai jenis-jenis logistik pemilu seperti surat suara, bilik suara hingga teknis pencoblosan melalui pendekatan konser musik. Ditambah lagi kita ingin menyampaikan pentingnya partisipasi masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya pada saat Pemilu, dengan target jangan sampai masyarakat punya kecenderungan untuk golput," tuturnya

Sedangkan untuk KPU RUN sendiri, lanjutnya lagi, KPU menargetkan 500 orang untuk memeriahkan ajang olahraga atletik lari tersebut. Kawasan dalam kota menjadi rute tersendiri untuk acara ini, dengan melewati beberapa ruas jalan mulai dari Alun-alun - Budi Asih - Kebonkol - Alfamart Kebonkol - BNI 46 - kembali ke Alun-alun.

"Tujuannya sama yaitu bagian dari sosialisi Pemilu tapi dalam bentuk gebyar, selain bentuk sosialisasi yang biasa kami lakukan oleh rekan-rekan Ad-hoc bauk PPK-PPS ataupun rekan-rekan dari relawan Demokrasi. Nanti kita juga siapkan doorprize menarik pada saat konser maupun pada saat Pemilu Run," tandasnya. ** [Acep Shandy].