Kota, KORAN SUMEDANG
Sampai saat ini, belum ada aturan terkait dengan pemasangan nama partai di Billboard ataupun Bando untuk ditagihkan pembayaran pajaknya, karena pemasangan partai di bando atau Billboard
 itu bukan komersil yang diuntungkan secara materi atau penawaran produk.
   
“Ketika disuatu tempat ada terpasang logo di Bilboard atau Bando ada nama partai itu tidak dipungut biaya, karena pemungutan pajak tersebut sudah diatur oleh Undang undang, sementara pemasangan logo partai dikategorikan tidak komersil yang artinya bukan untuk kepentingan bisnis,” jelas Sekretaris Bappenda Kabupaten Sumedang, Asep Darmawan, saat dikonfirmasi Koran Sumedang, Jumat (5/4), di ruang kerjanya.
   
Pemasangan nama partai, kata Asep, yang terpasang itu penyelenggaraan pemilu, namun ketika pemasangan nama seseorang tanpa ada logo partai dan bukan waktunya penyelenggaraan kampanye bisa dikenakan pajak, namun tidak mudah juga untuk menagihkannya.
   
“Mekanisme pembayaran pajak bilboard atau Bando tersebut pihak Bappenda Kabupaten Sumedang hanya menagihkan pajaknya ke Vendor (pemilik Bando/bilboard) terkait dengan si pemasang itu membayarnya ke Vendor,” Katanya.**[Dady]