Melalui Program SmartTren Siswa SMK YAPPRI Sumedang Diharapkan Miliki Jiwa Qur’ani

Jatinunggal, KORAN SUMEDANG
Program Siswa Belajar di Pesantren (SmartTren) Ramadhan 1440 H, adalah Program Baca Qur’an yang di gagas oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Yappri Sumedang, yang berlokasi di Kecamatan Jatinunggal, Sumedang, Jawa Barat, selain itu pada kegiatan tersebut juga diisi oleh kegiatan peridabatan.

“Jadi melalui kegiatan SmarTren ini, kami mengharapkan anak didik memiliki Jiwa Qur’ani, selain itu juga dapat membaca Qur’an dengan baik dan benar," ujar Wakil Kepala Sekolah SMK Yappri yang  juga sebagai penanggung jawab kegiatan, Dra. Armina Lilia Rozali, saat dikonfirmasi pada hari terakhir program SmartTren, Rabu (29/05).

Lebih lanjut, Armina mengatakan, dalam pelaksanaan belajar baca qur’an, siswa dibagi menjadi 4 kelompok. Dimana kelompok Pertama, khusus bagi siswa yang belum bisa baca al qur' an, kelompok kedua, bagi siswa yang tahu hurup hijaiyah tapi belum bisa merangkaikan, kelompok ketiga, bagi siswa yang sudah bisa baca namun belum paham tajwid, sementara kelompok keempat, siswa yang sudah paham baca al qur'an dan tajwid.

"Program SmartTren Ramadhan ini berlangsung selama 9 hari, yang dimulai sejak tanggal  20 Mei 2019 sampai dengan 29 Mei 2019, yang diikuti oleh seluruh siswa. Dimana kegiatannya dimulai Pukul 7.30 sekaligus sholat dhuha bersama, dilanjutkan lanjut kultum (kuliah selama 7 menit). Dan diakhiri dengan Program Baca Qur'an," tuturnya

Adapun tujuan kegiatan ini, lanjut Armina, adalah untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan peserta didik terhadap ajaran Islam, sehingga menjadi muslim yang beriman dan bertaqwa.

Selain itu juga, untuk meningkatkan akhlak mulia peserta didik dalam hubungan dengan Sang Khalik, dengan orang tua, uru, teman-teman dan lingkungan hidup, serta lingkungan sosialnya.

"Akan tetapi ada yang paling utama, yaitu peserta didik diharapkan lebih bergairah lagi dalam membaca, memahami, dan menghayati, dan juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an, sehingga terwujud Siswa yang Qur’ani," tandasnya

Sementara itu Ketua Yayasan Pendidikan dan Pengembangan Riset Indonesia (YAPPRI), yang menaungi SMK YAPPRI Sumedang, Dr. Asep D. Darmawan mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi kepada manajemen Sekolah, para guru, dan siswa atas kegiatan yang dilaksanakan.

“Kompetensi keahlian di era 4.0 sangat dibutuhkan. Kita harus siap berubah,” katanya.

Asep juga berharap, siswa SMK YAPPRI harus mampu bersaing dengan siswa lain, baik dengan skala lokal, nasional, regional maupun international.

“Saat ini dimana semua dalam genggaman. Sehingga dunia akan semakin kecil, untuk itu keahlian yang harus terus ditingkatkan. Melalui jurusan yang ada, siswa juga diharapkan bisa belajar, ilmu pengetahuan lainnya,” tandasnya ** [Acep Shandy].
Share on Google Plus

About Koran Sumedang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment