Kota, KORAN SUMEDANG
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumedang, berhasil meringkus tiga dari lima orang pelaku penipuan dengan bermoduskan jual beli tokek. Pada aksinya para tersangka ini berhasil meraup uang puluhan juta dari Korbannya. Para tersangka tersebut antara lain AR alias H. Ujang, AD alias Asdang, S alias Gondrong dan AL alias Lintang.

Menurut Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo didampingi Kasat Reskrim AKP Dede Iskandar mengatakan, modus penipuan yang dilancarkan para tersangka yaitu berpura-pura berbisnis jual beli tokek. Korbannya adalah Abdul Malik dan Hari Pranyoto yang juga merupakan warga Kabupaten Sumedang.

"Dalam menjalankan aksinya, AR menyuruh DD untuk memberitahukan kepada orang lain bahwa dirinya akan menjual tokek berukuran panjang 45 centimeter. Namun, hal tersebut bohong. Tersangka sebenarnya akan mengambil uang milik korban. Sedangkan Kedua korban tertipu, karena keduanya tengah mencari tokek berukuran besar," ujarnya pada sejumlah wartawan di Mapolres Sumedang, Senin (3/6).

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, saat menjalankan aksinya para tersangka menyemprotkan minyak angin (balsam) ke mata korban, dan juga menyetrum korban. Dan setelah korban tidak berdaya, para pelaku mengambil uang milik korban sebanyak 85 juta.

"Para tersangka sudah dua kali melakukan aksinya  di dua lokasi berbeda. Korban Abdul Malik digasak uangnya di sekitar Kecamatan Situraja, sementara Hari ditipu di sekitar Cisarua. Dan polisi juga mengamankan alat yang digunakan tersangka dalam setiap aksinya turut diamankan, yaitu alat setrum prtobale atau taser gun dan air soft gun serta sejumlah barang bukti lainnya," tuturnya

Kapolres menambahkan, para tersangka dijerat Pasal 365 ayat (1), ayat (2) ke 2 KUH Pidana atau pasal 363 ayat (1) ke 4 KUH Pidana, dengan ancaman paling lama 12 tahun hukuman penjara. “Dan pihak Kepolisian, saat ini masih memburu 2 pelaku lainnya," ** [Acep Shandy].