Catat! Ada 97 Ribu Kendaraan di Sumedang, Belum Bayar Pajak

Kota, KORAN SUMEDANG
Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Kabupaten Sumedang, mencatat ada sekitar 97 ribu kendaraan yang tidak melakukan daftar ulang atau belum membayar pajak.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala P3D Wilayah Kabupaten Sumedang, Ateng Kusnandar bahwa, dari jumlah 310 ribu kendaraan yang ada di Sumedang, hingga saat ini tercatat sekitar 97 ribu kendaraan yang belum membayar pajak. Akan tetapi jumlah tersebut terus berkurang karena pihak pihaknya gencar melakukan penelusuran hingga ke rumah-rumah pemilik kendaraan.

“Alhamdulillah tahun ini jumlah tersebut berkurang sekitar 20 ribu yang sudah bayar dibanding pada tahun 2018. Itu berkat penelusuran kami sejak bulan April, oleh petugas kami, dimana petugas kami yang disertai tanda pengenal sudah melakukan penelusuran, dan sudah datang ke rumah masing-masing,” tuturnya saat dikonfirmasi
sejumlah Wartawan saat melakukan Operasi Terpadu Tertib Administrasi Kendaraan Bermotor Tahun 2019 di Taman Endog Jalan Mayor Abdurrahman, Sumedang, Selasa (18/6).

Sementara itu terkait Operasi Gabungan ini, lanjut Ateng, pihaknya melibatkan pihak kepolisian, dan rencananya akan dilaksanakan selama tiga hari atau hingga tanggal 20 Juni 2019 kedepan.

“Kalau untuk hari ini belum bisa dipastikan berapa jumlah kendaraan yang terjaring. Akan tetapi mudah-mudahan hasilnya dapat maksimal untuk menjaring kendaraan yang belum daftar ulang hingga bisa bayar di tempat saat ini. Sementara bagi wajib pajak yang tidak membawa uang, kita dikasih kesempatan sampai dua minggu dengan bayar di samsat,” tegasnya.

Sementara itu, dengan adanya rencana penghapusan 53.332
kendaraan yang sudah habis masa berlaku dan selama 2 tahun tidak diperpanjang, Ateng mengaku, datanya sudah disampaikan Dirlantas Polda Jabar.

“Ada sekitar 53.332 kendaraan bermotor di Kabupaten Sumedang yang terancam dihapus dari data regiden. Dan saat ini masih tahap sosialisasi, sorta menunggu dari Polda," ungkapnya

Oleh karena itu, Ateng mengimbau agar para pemilik kendaraan yang belum melakukan daftar ulang agar secepatnya mendaftar ulang.

“Segera lakukan bayar pajak dari sekarang. Sebelum dilakukan penghapusan, karena kalau sudah dihapus tidak dapat registrasi lagi atau bisa dikatakan kendaraan bodong,” tandasnya. ** [Acep Shandy].
Share on Google Plus

About Macko

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment